Taman Nasional: Pengertian, Daftar, Zonasi, dan Wisata Alam

Diposting pada
ZonaKegiatan yang Dapat Dilakukan
Inti
  • Perlindungan dan pengamanan
  • Inventarisasi dan monitoring sumberdaya alam hayati dengan ekosistemnya
  • Penelitian dan pengembangan, ilmu pengetahuan, pendidikan, dan atau penunjang budidaya
  • Dapat dibangun sarana dan prasarana tidak permanen dan terbatas untuk kegiatan penelitian dan pengelolaan
Rimba
  • Perlindungan dan pengamanan
  • Inventarisasi dan monitoring sumberdaya alam, hayati dan ekosistemnya
  • Pengembangan penelitian, pendidikan, wisata alam terbatas, pemanfaatan jasa lingkungan dan kegiatan penunjang budidaya
  • Pembinaan habitat dan populasi dalam rangka meningkatkan keberadaan populasi hidupan liar
  • Pembangunan sarana dan prasarana sepanjang untuk kepentingan penelitian, pendidikan, dan wisata alam terbatas
Pemanfaatan
  • Perlindungan dan pengamanan
  • Inventarisasi dan monitoring sumberdaya alam hayati dengan ekosistemnya
  • Penelitian dan pengembangan pendidikan, dan penunjang budidaya
  • Pengembangan potensi dan daya tarik wisata alam
  • Pembinaan habitat dan populasi
  • Pengusahaan pariwisata alam dan pemanfaatan kondisi/jasa lingkungan
  • Pembangunan sarana dan prasarana pengelolaan, penelitian, pendidikan, wisata alam, dan pemanfaatan kondisi/jasa lingkungan
Tradisional
  • Perlindungan dan pengamanan
  • Inventarisasi dan monitoring potensi jenis yang dimanfaatkan oleh masyarakat
  • Pembinaan habitat dan populasi
  • Penelitian dan pengembangan
  • Pemanfaatan potensi dan kondisi sumberdaya alam sesuai dengan kesepakatan dan ketentuan yang berlaku
Religi, Budaya, dan Sejarah
  • Perlindungan dan pengamanan
  • Pemanfaatan pariwisata alam, penelitian, pendidikan, dan religi
  • Penyelenggaraan upacara adat
  • Pemeliharaan situs budaya dan sejarah, serta keberlangsungan upacara-upacara ritual keagamaan/ adat yang ada
Khusus
  • Perlindungan dan pengamanan
  • Pemanfaatan untuk menunjang kehidupan masyarakat
  • Rehabilitasi
  • Monitoring populasi dan aktivitas masyarakat serta daya dukung wilayah

6. Bagaimana Menjadi Wisatawan Taman Nasional

Setiap tahun jutaan masyarakat dunia mengunjungi kawasan konservasi ataupun kawasan lindung, seperti Taman Nasional, Cagar Alam, Suaka Margasatwa, Hutan Lindung, Taman Hutan Raya, Taman Monumen, Suaka Alam Laut, dan lain sebagainya.

Selain berekreasi, melihat pemandangan, spesies flora dan fauna yang kharismatik, berkemah, berolahraga alam, dan lainnya, kawasan konservasi maupun lindung ini memang diperlukan untuk suplai oksigen, retensi air, dan nilai ekonomi lainnya baik langsung maupun tidak langsung.

Untuk mengunjungi taman nasional, di setiap negara memiliki aturan yang berbeda-beda. Di Indonesia sendiri, untuk mengunjungi taman nasional diharuskan untuk memiliki surat izin masuk kawasan konservasi yang bisa didapatkan dari Balai Besar Taman Nasional yang akan anda kunjungi.

Berwisata di Taman Nasional memang sangat jarang bagi masyarakat Indonesia, hanya masyarakat tertentu saja khususnya yang berani berpetualang. Itu pun mereka mengunjungi taman nasional untuk berolahraga bukan untuk berwisata secara murni. Olahraga yang dapat dilakukan di kawasan konservasi ini adalah mendaki gunung, menjelajah rimba, olah raga air, dan rafting.

7. Destinasi Olahraga dan Wisata di Taman Nasional

Berwisata di Taman Nasional
Berwisata di Taman Nasional

Kebanyakan taman nasional berada di kawasan pegunungan, karena itu banyak destinasi pendakian yang bisa dijelajahi, seperti Gunung Gede Pangrango, Salak, Halimun, Ciremai, Merapi, Merbabu, Semeru, Bromo, Kerinci, Leuser, Sebayak, Noki Lalaki, Bulawa, Colo, Palung, Rinjani, Kelimutu, Wanggameti, Manusela, dan Pegunungan Jaya Wijaya di TN Lorentz.

7.1 Wisata Lansekap

Taman nasional yang memiliki keindahan lansekap yang dapat dikunjungi di Indonesia sangat beragam. Apabila ingin merasakan lansekap padang rumput, destinasi yang dapat dikunjungi adalah Taman Nasional Meru Betiri, Alas Purwo, dan Baluran di Jawa Timur.

Advertisement nature photography

Taman Nasional yang memiliki lansekap atau ekosistem hutan kering di Indonesia dapat dirasakan di Bali Barat, Gunung Rinjani, Laiwangi, dan TN Wasur di Papua.

Taman Nasional yang memiliki ciri khas lahan gambut dapat ditemukan hampir di semua taman nasional yang ada di Kalimantan, seperti Tanjung Puting, Danau Sentarum, Sebangau, Berbak, Tesso Nilo, dan TN Lorentz di Papua.

Taman Nasional yang memiliki kawasan laut yang dapat dikunjungi untuk berekreasi di laut (diving, snorkling, dan olahraga air lainnya) di antaranya adalah TN Ujung Kulon, Karimun Jawa, Kepulauan Seribu, Siberut, Bali Barat, Togean, Takabonarate, Bunaken, Wakatobi, dan TN Teluk Cendrawasih di Papua. Kawasan konservasi yang paling cocok untuk kegiatan berselancar di antaranya adalah TN Siberut dan TN Alas Purwo.