Taman Nasional Kelimutu

Diposting pada

Taman Nasional Kelimutu adalah Taman Nasional yang berada di wilayah Nusa Tenggara Timur, Indonesia, tepatnya di Pulau Flores.

TN Kelimutu merupakan salah satu kawasan yang memiliki panorama yang sangat indah khas pulau-pulau di Nusa Tenggara Timur, Indonesia. Sensasi berpetualang di TN Kelimutu ini tidak akan pernah terlupakan, mengingat perlu perjuangan ekstra untuk mencapai kawasan TN Kelimutu ini, khususnya bagi anda yang berdomisili di luar daerah Nusa Tenggara.

Telah banyak paket wisata yang menawarkan untuk pergi berlibur wisata alam ke taman nasional ini, sehingga anda tidak perlu untuk terlalu khawatir bila ingin mengunjungi salah satu surga alam yang ada di Indonesia ini.

Taman Nasional Kelimutu

 

DAFTAR ISI

1. Luas dan Letak Geografis
2. Iklim dan Topografi
3. Sejarah Kawasan
4. Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem
5. Penduduk Sekitar dan Budayanya
6. Kawasan Wisata yang Telah dan akan Dikembangkan
7. Partner Organisasi (Mitra Pengelolaan)
8. Peraturan Tertulis dan Tidak Tertulis yang Harus Ditaati
9. Akses Menuju Kawasan
10. Fasilitas dan Transportasi
11. Informasi
Referensi

 

1. Luas dan Letak Geografis

Taman Nasional Kelimutu secara geografis terletak antara 8° 43’ 21” – 8° 48’ 24” Lintang Selatan dan 121° 44’ 21” – 121° 50’ 15” Bujur Timur. Kawasan konservasi ini secara administratif terletak di tiga wilayah administratif kecamatan, yaitu Kecamatan Detsuko, Kecamatan Wolowaru, dan Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Provinsi Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Luas TN Kelimutu sendiri adalah sekitar 5.356,5 hektare yang dibagi menjadi berbagai zonasi-zonasi untuk kepentingan pengelolaan kawasan taman nasional. Penetapan kawasan ini berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No. 679/Kpts-II/1997 pada tanggal 10 Oktober 1997. Dengan luas kawasan yang cukup sempit untuk ukuran taman nasional menjadikan Taman Nasional Kelimutu sebagai taman nasional terkecil di regional Bali-Nusa Tenggara.

 

2. Iklim dan Topografi

Iklim dan Topografi di TN Kelimutu menggambarkan iklim Pulau Flores secara umum. Iklim di kawasan TN Kelimutu ini termasuk ke dalam tipe iklim B dengan nilai Q sebesar 22,2% dan curah hujan rata-rata antara 1.000 – 1.500 mm/tahun.

Musim hujan terjadi antara bulan Januari sampai dengan April. Antara bulan Juli sampai Agustus suhu minimum dapat mencapai 21,6° C dengan suhu udara rata-rata di kawasan tersebut berkisar antara 25,5° – 31° C.

Topografi kawasan TN Kelimutu cukup bervariasi, mulai dari bergelombang, berlereng terjal, hingga lereng yang curam. Di kawasan ini terdapat beberapa gunung, di antaranya adalah Gunung Kelibara (1.731 m dpl) dan Gunung Kelimutu (1.690 m dpl).

Di Gunung Kelimutu terdapat Danau Kelimutu yang terdiri atas tiga buah danau yang dikenal dengan nama Danau Tiga Warna. Air dari danau ini selalu berubah setiap tahun, dari merah menjadi hijau tua lalu merah hati, hijau tua menjadi hijau muda, dan dari cokelat kehitaman menjadi biru langit. Danau Kelimutu sendiri merupakan salah satu dari 9 keajaiban dunia.

 

3. Sejarah Kawasan

Sejarah kawasan TN Kelimutu mencatat terdapat dua waktu penting yang menjadi tonggak pengelolaan upaya konservasi di daerah ini.

Pada tanggal 4 Oktober 1984 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 185/Kpts-II/1984 kawasan ini ditetapkan sebagai Cagar Alam Danau Kelimutu yang memiliki luas 16 ha saja dan Taman Wisata Danau Kelimutu dengan luasan yang lebih luas yaitu 4.984 ha.

Pembentukan TN Kelimutu baru saja dapat direalisasikan tanggal 26 Februari 1992 berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan No. 279/Kpts-II/1992 yang isinya adalah perubahan status kawasan yang tadinya cagar alam dan taman wisata menjadi Taman Nasional Kelimutu dengan luas 5.000 ha.

 

4. Keanekaragaman Hayati dan Ekosistem

Taman nasional ini memiliki arboretum hutan yang mewakili koleksi keanekaragaman flora di kawasan taman nasional. Luas dari arboretum ini adalah 4,5 ha dan memiliki 78 jenis pohon yang termasuk ke dalam 36 suku.

Berdasarkan harian Kompas (2012), terdapat berbagai jenis flora di taman nasional ini, jumlahnya mencapai 100 spesies yang tergabung dalam 36 famili dan dua diantaranya merupakan jenis yang endemik.

Taman Nasional Kelimutu
Rating: 4.7 from 105 vote[s]