Hutan sebagai Trend Ekowisata Kekinian

Diposting pada

3.1 Pengusahaan Ekowisata di Kawasan Konservasi

Peraturan yang mengatur, merencanakan, mengevaluasi, dan mengembangkan ekowisata masih minim. Hingga saat ini, peraturan tentang ekowisata yang masih berlaku dan selalu menjadi rujukan adalah UU Nomor 36 tahun 2010 dengan konten kewajiban, hak, dan ketentuan pengembangan usaha di kawasan konservasi, khususnya taman nasional.

3.2    Perilaku Masyarakat

Sebagian masyarakat masih belum menyadari kontribusi yang tepat untuk mengembangkan ekowisata. Umumnya, masyarakat yang hidup di sekitar kawasan konservasi, seperti taman nasional, belum memahami betul mekanisme pemanfaatan hasil hutan bukan kayu dan ekowisata. Meski demikian, objek daya tarik wisata (ODTW) pada beberapa kawasan konservasi, seperti Gunung Gede-Pangrango dan Pantai Raja Ampat adalah contoh keberhasilan ekowisata bersama masyarakat lokal.

3.3    Kelembagaan

Kelembagaan yang mengatur tentang ekowisata masih dalam perumusan kementrian KLHK. Minimnya tindakan yang cepat tanggap untuk mengaplikasikan ekowisata terkadang menyebabkan suatu kawasan konservasi terdegradasi lebih besar.

Saat ini, kementrian LHK memiliki agenda pengembangan ekowisata berbasis masyarakat di Bukit Seribu Bintang di Taman Nasional Gunung Ciremai, Jawa Barat; Taman Nasional Baluran; Taman Nasional Gunung Rinjani; dan Taman Nasional Komodo (Kompas 2017). Skema pengembangannya adalah pemberian dana sebesar Rp 12 Miliar di setiap desa yang berbatasan taman nasional dan mengembangkan ODTW masing-masing. Mari kita doakan saja, semoga program tersebut dapat berjalan lancar.

Baiklah, sekian pemaparan terkait hutan sebagai trend ekowisata. See you, sobat Forester Act!

 

Referensi:

Syahid A R. 2016. Perbedaan ekowisata dan pariwisata berkelanjutan [Internet]. [Diunduh 2017 Des 19]. Tersedia pada : studiapariwisata.com/analisis-perbedaan-ekowisata-dan-pariwisata-berkelanjutan/

[LIPI] Lembaga Penelitian Ilmiah Indonesia. 2017. Pandan tikar (Pandanus tectorius) [Internet]. [Diunduh 2017 Des 19]. Tersedia pada : krbogor.lipi.go.id/Pandan-tikar-Pandanus-tectorius/

Bahri S. 2015. Nipah dan manfaatnya serta olahan yang dapat dibuat dari buah nipah [Internet]. [Diunduh 2017 Des 19]. Tersedia pada : pandahakan.com/2015/12/pohon-nipah-dan-manfaat-buah-nipah.html/

Materi Pertanian. Klasifikasi dan ciri-ciri morfologi Edelweis [Internet]. [Diunduh 2017 Des 19]. Tersedia pada : materipertanian.com/klasifikasi-dan-ciri-ciri-morfologi-edelweis/

Priherdityo E. 2015. Ekowisata Indonesia, besar potensi minim optimalisasi [Internet]. [Diunduh 2017 Des 19]. Tersedia pada : cnnindonesia.com/gaya-hidup/2015121120202-269-97684/ekowisata-indonesia-besar-potensi-minim-optimalisasi/

Kompas. 2017. KLHK dorong pengembangan ekowisata berbasis masyarakat [Internet]. [Diunduh 2017 Des 19]. Tersedia pada : www.kompas.com/klhk-dorong-pengembangan-ekowisata-berbasis-masyarakat/