Air Tanah: Pengertian, Jenis, Akuifer, Manfaat, dan Pencemaran

Diposting pada

11. Menjaga Kelestarian Air Tanah

Berikut adalah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kelestarian air tanah.

11.1 Menghemat Air

Banyaknya manfaat air tanah yang dapat kita rasakan di kehidupan kita di bumi, menjadikan kita harus selalu menjaga kelestariannya. Banyak cara untuk menjaga kelestarian air ini, salah satunya dengan menghemat air. Dengan menghemat penggunaan air untuk keperluan sehari-hari, maka ketersediaan air tetap terjaga walaupun pada musim kemarau sekalipun.

Menghemat air dapat dilakukan dengan hal-hal sederhana seperti menutup keran air jika air sudah tidak dipakai, memantau penggunaan air agar terhindar dari pemborosan air dengan tidak membuangnya secara percuma, memperbaiki kebocoran pipa-pipa tempat mengalirnya air, dan perilaku-perilaku lainnya guna menghemat penggunaan air.

11.2 Menjaga Sumber Mata Air

Cara untuk menjaga kelestarian air lainnya yaitu dengan menjaga sumber mata air. Sumber mata air yang ada harus tetap dijaga dari kontaminasi bahan-bahan kimia berbahaya seperti limbah-limbah industri dan limbah rumah tangga. Sumber mata air sangat penting dalam menentukan kualitas air yang tersimpan dalam tanah.

11.3 Konservasi Daerah Resapan Air

Diperlukan juga konservasi air di daerah tangkapan air seperti pembuatan sumur resapan untuk menampung air hujan agar tidak terbuang sia-sia. Konservasi air ini juga berguna sebagai cadangan air pada saat musim kemarau tiba. Masyarakat bisa memanfaatkan air hasil sumur resapan untuk keperluan sehari-hari dan sebagai langkah awal untuk konservasi tanah dan air.

Sumur Resapan
Sumur Resapan

Sumur resapan dapat juga digunakan untuk mengatasi banjir yang lebih tepatnya pada musim hujan di titik yang lebih sering tergenang air karena dengan adanya sumur resapan, air permukaan akan mengisi kembali air tanah yang sangat menipis sehingga mengurangi terjadinya aliran permukaan.

Advertisement nature photography

Sumur resapan merupakan suatu upaya untuk meresapkan air hujan dalam rangka menambah cadangan air tanah. Hal ini mengingat permasalahan air yaitu kelebihan air di saat musim hujan yang mengakibatkan air sungai meluap menimbulkan banjir dan pada saat musim kemarau sering kekurangan air.

Konservasi Tanah dan Air (KTA) dapat juga dilakukan untuk menjaga kelestarian air tanah. Konservasi tanah dan air ini dapat dengan menerapkan pembuatan rorak, teras bangku, dan gulud. Lokasi penerapan KTA harus disesuaikan dengan topografi, sifat tanah, dan kelerengan tempat.

Metode ini jika diterapkan dengan baik dan benar maka akan tercipta kelestarian air tanah. Apabila kelestarian dari air tanah terjaga maka satu persatu permasalahan di bumi yang berkaitan dengan air akan bisa terpecahkan dan akan meningkatkan kualitas hidup mahluk hidup di bumi ini.

 

Pentingnya air tanah bagi kehidupan makhluk hidup menjadikan air tanah sebagai komponen vital yang harus ada di kehidupan. Tanpa air tanah, makhluk hidup di bumi akan tiada. Menjaga air tetap bersih dan mengalir harus diupayakan oleh manusia agar tidak terjadi krisis air. Manajemen air yang baik akan mempengaruhi sustainabilitas air tanah.

 

Referensi:

Kodoatie RJ. 2012. Tata Ruang Air Tanah. Yogyakarta (ID) : Penerbit Andi.

Gambar Gravatar
Mahasiswa IPB, Departemen Manajemen Hutan yang berasal dari Pangandaran, Kelahiran Desember 1998. Sekarang aktif dalam Himpunan Mahasiswa Manajemen Hutan.