Singgah Sebentar di Taman Nasional Wasur

Diposting pada
Rumah rayap (musamus) (Diambil oleh Dhiemas Mahendra)
Penampakan rumah rayap atau musamus (dokumentasi penulis)

Pernah lihat sarang rayap sebesar ini?

Ya, ini sarang rayap atau dalam bahasa lokal disebut musamus.

Rayap menyusun rumahnya dari tanah dan sekresi dari lubang di atas bagian depan kepala sebagai bentuk adaptasi atas kondisi iklim yang ekstrem.

Musamus memiliki saluran udara yang baik untuk mempertahankan kelembapan di dalamnya serta mendukung pertumbuhan jamur untuk kebutuhan konsumsi rayap.

Musamus dapat ditemukan di sepanjang jalan Trans Papua dari Merauke menuju Sota dan di savana dengan ukuran bervariasi.

Selain di Merauke, sarang rayap dengan ukuran spektakuler juga ditemukan di Australia dan Afrika.

Raja Udang Irian Sayap Biru/Blue-winged Kookaburra (Dacelo leachii) (Diambil oleh Siti Hudaiyah)
Raja Udang Irian Sayap Biru/Blue-winged Kookaburra (Dacelo leachii) (dokumentasi penulis)

Tanah ini juga merupakan habitat bagi sejumlah spesies langka dan endemik.

Jenis satwa yang umum dijumpai antara lain sebagai berikut

Nama LokalNama Ilmiah
Kangguru PohonDendrolagus spadix
Kesturi RajaPsittrichus fulgidus
Kasuari GelambirCasuarius casuarius sclateri
Dara Mahkota/ MambrukGoura cristata
Cendrawasih Kuning BesarParadisea apoda novaeguineae
Cendrawasih RajaCicinnurus regius rex
Cendrawasih MerahParadisea rubra
Buaya Air TawarCrocodylus novaeguineae
Buaya Air AsinCrocodylus porosus

Belasan dari ribuan burung air juga singgah di tempat ini selama migrasi dari daerah Siberia Timur dan Australia Utara.

Kakatua Raja/Palm Cockatoo (Probosciger aterrimus) (Diambil oleh Siti Hudaiyah)
Kakatua Raja/Palm Cockatoo (Probosciger aterrimus) (dokumentasi penulis)

Ketika pagi-pagi melintasi jalanan Trans Papua, mendadak kami pelankan laju mobil demi melihat walabi yang sedang mencari air minum di dekat kanal pinggir jalan.

Jika beruntung, terkadang juga ditemui rusa yang minum di rawa-rawa atau kanal pada siang hari.

Di Taman Nasional Wasur pula kami temui berbagai jenis burung tanpa saling mengusik keberadaan masing-masing.

Meskipun perjalanan di lapangan cukup singkat, kami beruntung berjumpa dengan yakop/kakatua jambul kuning (Cacatua sulphurea), kakatua raja (Probosciger aterrimus), kookaburra (Dacelo leachii), jalak papua, elang laut, dan lain-lain (yang belum bisa diidentifikasi karena keterbatasan kami).

Walabi (Macropus agilis) (Diambil oleh Siti Hudaiyah)
Walabi (Macropus agilis) (dokumentasi penulis)

Masyarakat

Penduduk asli yang tinggal di Kawasan TN Wasur terdiri atas suku Marind, suku Kanuum, suku Marori Men-Gey (Manggat Lik), dan suku Yei.

Keempat suku tersebut, memiliki kearifan tradisional dalam memanfaatkan hutan dalam kawasan TN Wasur seperti:

  1. Sistem pembakaran tradisional, sistem pengontrolan banjir, penyesuaian  iklim  mikro, pengolahan lahan, sistem sasi (penghentian pemanfaatan sumberdaya alam tertentu pada suatu  tempat  dalam  kurun  waktu  tertentu);
  2. Pengenalan  jenis  flora  dan  fauna,  pengenalan  jenis  tumbuhan  obat  tradisional; dan
  3. Pemanfaatan  dusun  sebagai  arena  belajar  budaya, tempat  sakral, dan pengetahuan  metafisika (Balai  Taman Nasional Wasur, 2000).
Rumput hijau yang tumbuh setelah lahan dibakar untuk mengundang hewan buruan (Diambil oleh Siti Hudaiyah)
Rumput hijau yang tumbuh setelah lahan dibakar untuk mengundang hewan buruan (dokumentasi penulis)

Kami mengunjungi Sota, tepat di ibu kota distriknya.

Daerah ini perekonomiannya cukup maju ditandai dengan beberapa warung sembako dan warung makan yang berjajar.

Juga terdapat SPBU Pertamina yang buka tutup tergantung ketersediaan barangnya.

Warga yang tinggal di sini merupakan penduduk asli yang berdampingan dengan pendatang.

Mayoritas pendatang berasal dari Jawa dan Sulawesi (Bugis).

Tidak jarang ditemui warga negara Papua New Guinea (PNG) yang berbelanja kebutuhan sehari-hari mereka, juga siswa-siswi yang memilih bersekolah di Indonesia lantaran jarak lebih terjangkau.

Saat kami berada di sana, sedang dibangun pos perbatasan Indonesia-PNG yang digadang-gadang menjadi pusat perekonomian baru.