Pembangunan dalam arti luas seringkali identik dengan peningkatan perekonomian, perubahan bentang lahan untuk menjadi lebih fungsional, peningkatan sarana dan prasarana, dan lain sebagainya. Namun demikian, kerusakan lingkungan pun berjalan beriringan dengan pembangunan yang terjadi dewasa ini.

Kerusakan lingkungan ini sendiri akibat ulah dari manusia dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya yang terus bertambah dan seringkali serakah dalam memanfaatkan sumber daya. Bahkan dengan penambahan jumlah penduduk yang semakin pesat kebutuhan hidup manusia yang harus dipenuhi pun semakin besar. Tentunya masalah ini apabila dibiarkan berlarut-larut akan semakin merusak alam yang tentunya kita butuhkan juga.

Sebelum kita membahas masalah lingkungan dan pembangunan, kita akan membicarakan dulu mengenai pendidikan, terutama pendidikan sejak dini.

Pendidikan bisa menjadi jawaban dari permasalahan yang diangkat sebelumnya. Penanaman nilai-nilai pelestarian lingkungan akan sangat baik apabila diterapkan kepada anak-anak.

Dengan penanaman nilai-nilai pelestarian lingkungan sejak dini, hal ini bisa menjadi suatu investasi berharga untuk masa depan.

Masalah bagaimana dan seperti apa skema pelestarian yang tepat mungkin saja generasi ini dapat menjawabnya dengan jawaban yang dapat mengubah kekacauan dalam sistem pelestarian lingkungan sekarang ini.

Sambil menunggu generasi yang sarat dengan nilai-nilai pelestarian alam ini, generasi sekarang dapat mencoba untuk menyelamatkan lingkungan sekuat kita.

 

Kearifan Lokal dalam Memenuhi Kebutuhan Hidup

Barangkali kita telah mengenal salah satu suku di Banten yang sangat fenomenal dalam menjaga dan melestarikan alamnya, yah Suku Baduy.

Suku Baduy ini dapat menjadi role model dalam pengelolaan dan pelestarian alam. Suku Baduy ini sangat bergantung dengan alam dan tingkat ketergantungannya terhadap dunia luar sangat minim sekali. Hal ini berarti masyarakat Suku Baduy dapat memenuhi kebutuhan mereka sendiri dengan memanfaatkan alam di sekitarnya.

Dengan persepsi bahwa alam itu sangat berharga dan dapat memenuhi kebutuhan hidup maka kebutuhan dalam menjaga dan melestarikan alam pun muncul. Hal ini merupakan skema pelestarian alam yang sangat baik dan dapat diterapkan di masyarakat umum dengan berbagai penyesuaian cara hidup.

 

PELITA (Program Pendidikan untuk Menanamkan Nilai-Nilai Lingkungan, Pertanian, serta Budaya)

PELITA Pendidikan Lingkungan Hidup dan Etno Botani

Program PELITA sejatinya adalah suatu Program Kreativitas Mahasiswa di bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-M).

Program ini mencoba untuk menanamkan nilai-nilai lingkungan, pertanian, serta budaya kepada anak-anak, dalam hal ini adalah siswa-siswa di tingkat sekolah dasar. Dengan dasar pemikiran seperti dikemukakan di atas, program ini ingin menanamkan pengetahuan lokal agar nantinya pelestarian lingkungan dapat tercapai.

Program PKM-M ini dilakukan oleh beberapa mahasiswa dari Institut Pertanian Bogor, di antaranya adalah Rio Perkasa Putra sebagai ketua dan Daneshwara, Lusiana Sholihah, serta Amelia Chairunnisa sebagai anggota dari program PKM-M ini. Tim PKM ini pun dibimbing oleh seorang dosen dari jurusan Konservasi Sumber Daya Hutan dan Ekowisata, Resti Meilani, S.Hut, M.Si yang tentunya sangat intens dalam menjaga dan melestarikan alam Indonesia.

Program ini dilakukan di SD Negeri 1 Carang Pulang, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Alasan pemilihan lokasi ini karena SD ini dianggap sebagai SD yang sangat representatif dalam menjalankan program ini.

Harapan dari program PKM-M ini adalah terciptanya suatu sistem pengajaran yang dapat diterapkan dan ditiru oleh guru-guru SD sehingga pemberian pengetahuan untuk menanamkan nilai-nilai lingkungan, pertanian, serta budaya akan terus ditanamkan.

Berikut adalah foto-foto kegiatan dari tim PKM-M PELITA:

Baca juga:  NEST FMSC (National Environomic and Social Talk)

Siswa yang Sedang Mengikuti Kegiatan PELITA

Siswa yang Sedang Mengikuti Kegiatan PELITA

 

Salah Satu Kegiatan Bersama PKM-M PELITA

Salah Satu Kegiatan Bersama PKM-M PELITA

 

Kegiatan Pengajaran kepada Siswa SD Negeri 1 Carangpulang

Kegiatan Pengajaran kepada Siswa SD Negeri 1 Carangpulang

 

Foto Bersama Siswa di SD Negeri 1 Carang Pulang

Foto Bersama Siswa di SD Negeri 1 Carang Pulang

 

Semoga program PELITA ini menjawab permasalahan-permasalahan  dalam menjaga lingkungan hidup di Indonesia.

 

Bagi anda yang ingin mengetahui lebih detail mengenai PKM-M PELITA ini dapat menghubungi kontak di bawah:

Rio Perkasa Putra
Departemen Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan, IPB
HP: 0812-9853-9575
Mail: rioperkasa93@gmail.com

Program PELITA untuk Lingkungan Masa Depan Lebih Baik
Rating: 4.2 from 5 votes