Pohon Gaharu: Kayu Termahal di Dunia Penghasil Miliaran Rupiah

Diposting pada
Nama LatinNama LokalStatus Kerentanan IUCN
Aquilaria beccarianaMengkaras, Gaharu, dan Gumbil NyabakRentan (Vulnerable)
Aquilaria cumingianGaharuRentan (Vulnerable)
Aquilaria filariaGaharuRentan (Vulnerable)
Aquilaria hirtaGaharuRentan (Vulnerable)
Aquilaria malaccensisAhir, Karas, Gaharu, Garu, Halim, Kereh, Mengkaras, dan SeringakRentan (Vulnerable)
Aquilaria microcarpaNtaba, Tangkaras, Engkaras, Karas, dan Garu TulangRentan (Vulnerable)

4. Jenis-Jenis Gaharu

KingdomPlantae
DivisiAngiosperms
KelasDycotyledon
OrdoMalvales
FamiliThymelaeaceae
GenusAquilaria
SpesiesAquilaria spp.

Kayu Gaharu sebenarnya bukan hanya dari genus Aquilaria, tetapi hampir semua jenis dari famili Thymelaeaceae dapat menghasilkan kayu Gaharu. Namun biasanya kayu Gaharu yang berkualitas baik dihasilkan oleh spesies Aquilaria malaccensis.

Berdasarkan kualitasnya, kayu Gaharu dibedakan menjadi kelas-kelasnya dari yang paling bagus ke paling jelek pada tabel di bawah ini.

Tabel Kualitas Kelas Gaharu

5. Morfologi Pohon Gaharu

Pohon Gaharu termasuk pohon yang dapat tumbuh besar dan tinggi. Diameter rata-rata 40 hingga 60 cm pada usia dewasa dan tingginya dapat mencapai 40 meter.

Daun dan Bunga Pohon Gaharu

Daun dari berbagai pohon Gaharu berbentuk lonjong memanjang dengan panjang 5 – 8 cm serta memiliki lebar 3 -4 cm. Ujung daun runcing dengan tampilan permukaan daun mengkilap.

Bunga dari berbagai jenis pohon Gaharu ini terdapat pada bagian atas atau bawah ketiak daun, atau dapat juga tumbuh pada bagian ujung ranting. Warna bunga ini hijau atau kadang kala kuning. Buah yang dihasilkan berbentuk bulat telur dengan ukuran 5 x 3 cm, sedangkan bijinya berbentuk bulat atau bulat telur dengan rambut-rambut halus yang berwarna merah.

Batang Pohon Gaharu

Batang dari pohon-pohon genus Aquilaria ini tidak berbanir, lurus, dan berkayu keras. Kulit pohon berwarna coklat keputihan dengan tekstur halus. Tajuk berbentuk membulat, lebat, dengan percabangan mendatar (horizontal).

6. Persebaran Pohon Gaharu

Sejumlah 20 spesies Gaharu yang ada di dunia tersebar alami di negara-negara Asia Tenggara, Tiongkok, sampai India.

Di Indonesia sendiri terdapat 6 spesies yang menyebar alami di pulau Kalimantan, Papua, Sulawesi, dan Sumatera.

Lebih lengkap mengenai penyebaran pohon Gaharu terdapat dalam tabel di bawah ini

Nama LatinPenyebaran
Aquilaria beccarianaIndonesia (Kalimantan dan Sumatera) dan Semenanjung Malaya
Aquilaria cumingianIndonesia (pulau Morotai dan Halmahera di Maluku) dan Filipina
Aquilaria filariaIndonesia (Morotai, Seram, Ambon, Nusa Tenggara, dan Papua)
Aquilaria hirtaIndonesia (Sumatera) dan Semenanjung Malaya
Aquilaria malaccensisIndonesia (Sumatera, Simalue, dan Kalimantan), Filipina (Luzon), India (Assam), Bangladesh, Myanmar, dan Malaysia (Semenanjung Malaya, Sabah, dan Serawak)
Aquilaria microcarpaIndonesia (Sumatera, Bangka, Belitung, dan Kalimantan) dan Malaysia (Semenanjung Malaya, Sabah, dan Serawak)
Aquilaria apiculataMindanao, Filipina
Aquilaria bailoniiVietnam, Laos, dan Kamboja
Aquilaria banaenseVietnam
Aquilaria brachyanthaFilipina dan Luzon
Aquilaria citrinicarpaFilipina dan Mindanau
Aquilaria crassnaVietnam, Kamboja, dan Laos
Aquilaria khasianaIndia
Aquilaria parvifoliaLuzon, Filipina
Aquilaria rostrataMalaysia
Aquilaria rugosaVietnam
Aquilaria sinensisTiongkok
Aquilaria subintegraThailand
Aquilaria urdantesisMindanau, Filipina
Aquilaria yunnanensisTiongkok

Selain dari famili Thymelaceae, Gaharu juga dapat ditemukan pada spesies yang ber-famili Euphorbiaceae dan Leguminoceae. Berikut adalah spesies penghasil Gaharu selain dari jenis Aquilaria spp.

Nama LatinPenyebaran
Aetoxylon sympethalumKalimantan dan Papua
Enkleia malaccensisPapua dan Maluku
Wikstroemia polianthaNusa Tenggara dan Papua
Wikstroemia tenuriamis Sumatera, Bangka, dan Kalimantan
Wikstroemia andresaemofiliaKalimantan, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Sulawesi
Gonystylus bancanusBangka, Sumatera, dan Kalimantan
Macrophyllus sp.Nusa Tenggara dan Papua
Grynops cumingianaNusa Tenggara
Grynops rosbergiiNusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat
Grynops versteegiiMaluku dan Halmahera
Grynops moluccanaSulawesi Tengah
Grynops decipiensPapua
Grynops ledermaniiPapua
Grynops salicifoliaPapua
Grynops audatePapua
Grynops podocarpusPapua
Dalbergia farvifloraSumatera dan Kalimantan
Exccocaria agalocchajawa, Kalimantan, dan Sumatera

7. Budidaya Pohon Gaharu

Budidaya pohon Gaharu mutlak diperlukan agar tercapai kelestarian hasil, sehingga spesies ini tidak punah.

Tanpa budidaya, secara alami pohon Gaharu akan memiliki minyak Gaharu pada umur 25 tahun karena biasanya virus Fusarium sp. menyerang pada umur tersebut.

Namun dengan adanya teknik budidaya dan teknik penyuntikan virus, dalam kurun waktu 5 tahun saja pohon Gaharu sudah dapat dipanen dan diolah lebih lanjut.

Hal-hal penting terkait budidaya pohon Gaharu terdapat di artikel ini, apabila dilakukan dengan benar akan menghasilkan produk kayu Gaharu yang berkualitas.

Apabila ada hal-hal yang perlu ditambahkan tolong berikan masukan kepada kami di kolom komentar demi semakin baiknya informasi yang kami berikan kepada anda.

Budidaya pohon Gaharu yang sukses ditentukan oleh hal-hal berikut

Bibit Gaharu Terbaik

Bibit Gaharu berkualitas bisa didapatkan dari persemaian yang berkualitas juga. Untuk mendapatkan bibit Gaharu ini lebih baik untuk membeli langsung kepada agen penjual bibit karena mereka biasanya memiliki standar penjualan sehingga kualitas bibit terjamin.

Namun setidaknya kita juga mengetahui standar bibit Gaharu yang baik.

Bibit Gaharu yang baik dan siap tanam memiliki kriteria sehat (tidak terserang hama dan penyakit), memiliki diameter kurang lebih 1 cm, akar tanaman belum menembus plastik polibag, daun tidak layu, belum memiliki jaringan kayu yang dominan pada batang, tinggi antara 20 – 30 cm, serta memiliki jumlah daun yang proporsional dengan tinggi batang.

Bibit ini juga harus baik dalam perlakuan pemindahan bibitnya. Bisa jadi bibit yang berkualitas akan turun kualitasnya apabila dalam proses pengangkutan tidak diperlakukan dengan baik.

Agar bibit tetap terjaga kulitasnya maka pastikan tanah dalam polibag selalu lembab tapi air tidak menggenang, kekompokan tanah media dalam polibag terjaga, hindari dari sinar matahari langsung, terlindung dari hujan secara langsung, dan tidak dibanting.

Lahan yang sesuai untuk menanam pohon Gaharu

Luas lahan yang dapat digunakan tergantung dengan keinginan anda, tidak ada luasan minimal. Namun apabila anda ingin melakukan bisnis ini secara berkelanjutan maka minimal luas lahan anda dibagi menjadi 5 petak.

Satu petak luas lahan dijadikan sebagai satu kegiatan produksi. Artinya dalam setiap tahun anda akan memanen pohon Gaharu dalam satu petak.

Pembagian lahan menjadi 5 petak karena umur panen pohon Gaharu adalah minimal 5 tahun sehingga setiap tahun anda dapat memanen pohon ini.

Jumlah bibit yang diperlukan untuk penanaman bergantung pada luas lahan. Jarak tanam pohon Gaharu minimal 3m x 3m (9 m2), artinya apabila kita memiliki 1 hektar (10.000 m2) lahan maka jumlah bibit yang diperlukan adalah 10.000 : 9 = 1.111 bibit.