Mar’ie Al Fauzan: Menjadi Birokrat untuk Menyejahterakan Masyarakat Sekitar Hutan

Selamat datang rimbawan Indonesia di Forester Act! Kali ini kita akan membahas seorang mahasiswa kehutanan inspiratif yang berasal dari Kota Hujan, Bogor yaitu Mar’ie Al Fauzan.

Mar’ie Al Fauzan merupakan mahasiswa Fakultas Kehutanan IPB yang saat ini menjadi Ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Kehutanan Periode 2017 – 2018. Lelaki kelahiran Jakarta, 27 Agustus 1997 ini memiliki visi hidup yang sangat mulia, yaitu ingin menyejahterakan masyarakat sekitar hutan.

Berikut adalah daftar organisasi yang pernah diikuti oleh Fauzan:

No.JabatanNama OrganisasiPeriode
1Ketua Departemen Kajian Strategis (Kastrat)BEM Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor2016/2017
2Penanggung Jawab Departemen SilvikulturAngkatan 52 (2015) Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor2015/2016
3Ketua Divisi KeagamaanKarang Taruna RW 07 Kalideres, Jakarta Barat2014/2016
4Ketua Divisi SyiarRohis Kelas P01 Program Pembinaan Kompetensi Umum (PPKU) Institut Pertanian Bogor2015/2016
5Staff HumasGugus Disiplin Asrama PPKU Institut Pertanian Bogor2015/2016
6Anggota Seedling GrupTree Grower Community2016/2017
7Manager Humas Social ProjectLaskar Cibereum Oncom2017/2018
8Manager Humas and FundraisingPembangunan MTS dan MA Abdi Ummat di Banten2016/selesai

Selain aktif dalam bidang organisasi, tentunya Ketua BEM Fakultas Kehutanan ini aktif dalam berbagai perlombaan  atau kejuaraan yang di antaranya adalah:

NoTitelNama Kompetisi atau KejuaraanLokasi, TahunTingkat Kompetisi atau Kejuaraan
1Selected LKTINasional Essai Competition UnnesSemarang, 2016Nasional
2Selected Social ProjectGlobal Social Venture CompetitionUSA, 2017Internasional
3Juara 2Panitia Pemilihan Raya Wilayah (PPRW) TerbaikIPB, 2016 IPB
4Selected ResearchOsaka Gas Foundation of International culture ExchangeJepang, 2016Internasional
5Selected abstrackSIP National Essai competitionSemarang, 2017Nasional
6Finalist from Indonesian DelegationInternasional Technology Exhibition (ITEX) MalaysiaJakarta,2017Nasional
7Gold medalInternasional Technology Exhibition (ITEX) Malaysia kategori young innovationKuala lumpur 2017Internasional
8Spesial Award of Environment From Kanada (toronto internasional)Internasional Technology Exhibition (ITEX) Malaysia kategori young innovationKuala lumpur 2017Internasional
9Kinerja terbaik departemen Badan Eksekutif MahasiswaKajian Strategis BEM Fakultas Kehutanan IPBBogor, 2017Fakultas Kehutanan
10.Juara 3 Debat NasionalSeluk beluk permasalahan karst Nasional, Soil Festival 2017Bogor 2017Nasional

 

Keorganisasian

Fakultas Kehutanan IPB

Selama berorganisasi di Fakultas Kehutanan IPB, Fauzan sudah merasakan pahit manisnya berkegiatan dalam hal pengabdian kepada almamater dan negara. Hal yang cukup unik dan menjadi kenangan tersendiri bagi Fauzan adalah ketika menjadi penanggung jawab sementara departemen Silvikultur angkatan 52, saat itu Fauzan mengakui banyak sekali hal yang diputuskan secara tergesa-gesa sehingga banyak menimbulkan perencanaan yang gagal.

Motivasi terbesar Fauzan untuk terus mengabdi kepada nusa, bangsa, dan agama adalah kepercayaan dari orang-orang sekitarnya kepada Fauzan. Mereka percaya bahwa Fauzan dapat mengemban suatu amanah dengan baik dan bertanggung jawab. Hal tersebutlah yang menjadikan motivasi terbesar Fauzan untuk memberikan yang terbaik dalam segala hal.

Rasa kepedulian dan kepercayaan dari teman-teman di fakultas kehutananlah yang membuat Fauzan saat ini menjadi ketua BEM Fakultas Kehutanan IPB. Perubahan yang ingin dicapai Fauzan selama mengabdi di BEM-E (sebutan untuk BEM Fakultas Kehutanan IPB) adalah adanya kolaborasi dari berbagai pihak dan adanya inisiatif dalam berkegiatan.

Peranan BEM Fakultas Kehutanan IPB dalam dunia kehutanan adalah dengan adanya forum kajian yang bernama “Grey Corps”. Forum ini merupakan wadah bagi berbagai organisasi kemahasiswaan yang ada di Fakultas Kehutanan IPB, terkhusus bagi Himpro (Himpunan Profesi). Tujuan dari diadakannya forum ini adalah untuk mengkaji berbagai hal tentang kehutanan dari setiap sudut pandang karena organisasi kemahasiswaan ini berasal dari berbagai departemen di Fahutan IPB. Tujuan akhir dari adanya “Grey Corps” adalah menciptakan tindakan nyata para rimbawan Fahutan IPB dalam berbagai aksi kreatif.

Program unggulan yang diusung oleh BEM Fahutan IPB ini adalah program Bina Desa. Program ini merupakan salah satu aplikasi dari kolaborasi antar berbagai stakeholder di Fahutan IPB. Kolaborasi yang dilakukan adalah dalam bentuk kolaborasi pergerakan lingkungan dan sosial.

Marie Al Fauzan

 “You can if you think you can” dalam pikiran; serta kemauan, tekun, dan ikhlas dalam perbuatan. – Mar’ie Al Fauzan.

Menjadi bagian dan mengabdi di Fakultas Kehutanan IPB adalah salah satu langkah awal Fauzan dalam meniti kariernya menjadi seorang birokrat yang pro rakyat. Semoga kelak setiap kebijakan yang diputuskan oleh calon birokrat ini dapat membangun hutan Indonesia menjadi lebih baik lagi.

 

Referensi:

Hasil wawancara Forester Act!

Mar’ie Al Fauzan: Menjadi Birokrat untuk Menyejahterakan Masyarakat Sekitar Hutan
Rating: 4.8 from 51 votes

Recommended For You

About the Author: Tomi Ardiansyah

Founder of Forester Act!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *