Kertas: Sejarah, Manfaat, Pembuatan, dan Jenis-jenis

Diposting pada

1.3 Versi Indonesia

Negara kita tercinta, Indonesia juga memiliki versi tersendiri mengenai sejarah kertas. Di Indonesia, hasil olahan berbahan baku pohon ini kali pertama dibuat dan diolah di Ponorogo sejak abad ke-7.

Benda yang diproduksi di Ponorogo ini merupakan kertas yang terbuat dari kulit kayu pohon yang ditanam di daerah setempat.

hasil olahan berbahan baku pohon ini mulanya digunakan sebagai media tulis para biksu untuk belajar agama Budha pada masa kejayaan Kerajaan Sriwijaya.

Meski demikian, orang Indonesia pada masa itu masih menggunakan batu dan arca tahan lama lainnya untuk menuliskan peristiwa penting. Ditemukannya kertas bukan berarti semua layak ditulis di atasnya.

Rakyat Indonesia pada masa itu juga menuliskan peristiwa penting di atas lempengan tembaga yang ditemukan di abad ke-9 di Desa Taji. Detailnya tentang sejarah peristiwa keagamaan Budha.

Selain sebagai media cetak, benda yang dibuat di Kota Ponorogo ini juga digunakan sebagai media lukis wayang beber. Wayang beber adalah cikal bakal dari pertunjukan wayang kulit.

Advertisement nature photography

Saat agama Islam mulai masuk di Indonesia melalui Kerajaan Samudera Pasai, benda yang umumnya berwarna putih buatan Ponorogo ini juga bertambah fungsinya.

Penulisan kitab suci Al-Quran mulanya ditulis di kertas buatan Ponorogo pada pesantren Tegalsari, Ponorogo yang diasuh oleh KH. Khasan Besari.

2. Manfaat

Kehadiran benda berbahan baku pohon ini membawa dampak dan pengaruh besar bagi peradaban manusia. Manfaatnya begitu banyaknya hingga saat ini. Berikut adalah beberapa manfaat yang dapat kita ambil dari benda hasil olahan berbahan baku pohon ini:

  1. Sebagai media tulis, seperti buku dan notes
  2. Sebagai mainan seperti perahu kertas, pesawat kertas, dan origami
  3. Sebagai media cetak, seperti skripsi, makalah, koran, majalah, dan tabloid
  4. Bukti hitam di atas putih yang penting seperti surat menyurat, sertifikat, struk, dan nota pembayaran
  5. Sebagai alat pembungkus
  6. Sebagai bahan sedotan yang lebih ramah lingkungan dibandingkan plastik
  7. Sebagai bahan utama produk kertas seperti kalender
  8. Sebagai alat pelindung barang dan pengiriman seperti kardus
  9. Sebagai media pemasaran seperti booklet, pamflet, dan brosur
  10. Sebagai media pembelajaran baik di sekolah maupun di kegiatan seminar

3. Pembuatan Kertas

Pada awal kemunculannya, pembuatan kertas tidak dipublikasi untuk umum sebab benda ini masih dikategorikan sebagai barang mewah. Hari ini, sudah banyak industri yang memproduksi hasil olahan berbahan baku pohon ini.

Cara pembuatannya pun sudah disebarkan melalui banyak media sehingga masyarakat pada umumnya khususnya pelajar dan pekerja yang terkait dapat memahami proses pembuatannya.

3.1 Bahan Baku

Sama seperti resep masakan, membuat kertas pun membutuhkan bahan baku.

Bahan yang diperlukan untuk membuat benda ini biasanya menggunakan kayu, bambu, papirus, dan kulit binatang.

3.1.1 Kayu

Umumnya terbuat dari kayu sengon dan kayu akasia. Tentu saja, kayu-kayu ini ditebang dari hutan tanaman industri yang memang boleh digunakan untuk keperluan industri.

Kayu jenis ini kaya akan kandungan serat dan sedikit memiliki kandungan air.

Olahan kayu sengon dan kayu akasia akan menghasilkan pulp atau bubur kertas. Inilah yang kemudian diolah menjadi berbagai macam jenis tergantung komposisinya.

3.1.2 Bambu

Ada juga kertas yang terbuat dari bambu. Kertas yang bergantung pada kualitas pohon bambu ini banyak ditemukan di daerah Asia khususnya Korea, China, dan Jepang.

"Bambu

Oleh sebab geografis, pohon bambu sangat mudah ditemukan di sana. Kertas berbahan bambu menjadi bahan pilihan karena biayanya yang cukup murah dibanding lainnya.