Blooming Alga: Pengertian, Dampak, dan Cara Pencegahannya

Diposting pada

Anda pernah mendengar berita sungai berubah warna menjadi merah? Jangan dulu mengaitkannya dengan cerita mistis. Kemungkinan hal tersebut terjadi akibat adanya peristiwa blooming alga. Blooming alga merupakan suatu peristiwa dimana jumlah alga yang berada di perairan membludak jumlahnya.

Sejatinya alga memiliki warna yang bermacam-macam sesuai dengan pigmen bawaannya. Warna merah di perairan disebabkan oleh alga merah. Pigmen merah alga ini berasal dari karoten hasil produksi senyawa metabolit sekunder di dalam tubuhnya.

Agar bisa mengetahui informasinya lebih jauh, berikut akan dijelaskan pengertian dari blooming alga beserta bahaya yang diakibatkannya.

Pengertian Blooming Alga

Blooming alga merupakan istilah lain dari ledakan alga. Ledakan alga sendiri merupakan suatu kejadian atau kondisi dimana suatu perairan baik kolam, danau, maupun rawa mengalami ledakan populasi plankton yang cukup besar.

Kolam dengan warna yang sangat hijau disebabkan adanya ledakan populasi alga hijau akibat pemberian pakan ikan yang berlebihan. Pakan ikan yang berlebih akan menjadi nutrisi tersendiri bagi para alga sehingga pembiakannya menjadi sangat tidak terkendali.

Lain lagi di air laut, penyebab perubahan air menjadi warna merah bisa disebabkan oleh ledakan populasi alga merah. Alga ini menghasilkan pigmen merah yang bisa disebut juga dengan phycoerythrin.

Penyebab Blooming Alga

Blooming alga di danau kelimutu
Blooming alga di danau kelimutu

Seperti yang sudah dijelaskan tadi bahwa salah satu penyebab terjadinya blooming alga adalah adanya nutrisi berlebih yang terdapat dalam perairan sehingga menyebabkan populasi alga menjadi sangat banyak.

Selain itu terdapat juga penyebab lain yang menjadikan jumlah alga dapat meningkat dengan cepat. Salah satunya adalah adanya pemanasan global. Pemanasan global yang semakin meningkat di tahun-tahun ini membuat suhu perairan juga ikut meningkat.

Peningkatan suhu di perairan akan memicu aktivitas metabolisme alga. Akibat dari meningkatnya metabolisme alga adalah reproduksi dan aktivitas pembelahan sel yang dilakukannya juga akan berlangsung lebih cepat.

Pembuangan limbah yang mengandung banyak fosfat ke perairan seperti limbah detergen rumah tangga juga dapat menjadi faktor penyebab terjadinya blooming alga. Ledakan jumlah fosfat di perairan akan memicu pertumbuhan dan perkembangan alga yang sangat pesat dan tentu akan sangat merugikan berbagai hewan dan tumbuhan air yang hidup di dalam perairan tersebut.

Dampak Blooming Alga Bagi Ekosistem Perairan

Walaupun terkesan sederhana, dampak dari adanya peristiwa blooming alga ini harus menjadi perhatian khusus. Jumlah alga yang membludak dapat mengakibatkan risiko kematian pada berbagai macam biota laut.

Kematian biota laut ini dapat terjadi karena adanya paparan toksin yang berasal dari hasil ekskresi alga. Populasi alga yang membludak tentu akan menghasilkan toksin yang banyak pula. Jika dibiarkan berlarut-larut, hal ini tentu akan membawa kematian pada berbagai jenis organisme perairan.

Selain menimbulkan banyaknya toksin di perairan,  ledakan alga juga dapat menyebabkan kadar oksigen terlarut di dalam air menjadi berkurang. Hal ini dikarenakan alga membutuhkan oksigen yang cukup untuk hidup. Jumlah alga yang sangat banyak tentunya akan memicu “perebutan” oksigen dengan biota di dalam air.

Hal ini juga yang akhirnya memicu kematian banyak ikan di laut. Selain kekurangan oksigen, ikan-ikan juga akan mengalami keracunan akibat hasil ekskresi dari aktivitas metabolisme yang dilakukan oleh alga.

Cara Pencegahan Blooming Alga

Sampai saat ini, belum ditemukan cara efektif yang dapat menangani permasalahan blooming alga. Namun kita selaku masyarakat yang peduli terhadap lingkungan juga dapat melakukan hal-hal kecil yang dapat mencegah terjadinya blooming alga.

Salah satunya adalah dengan menggunakan berbagai jenis detergen atau sabun yang bebas mengandung fosfat. Dengan begitu jumlah fosfat di perairan akan semakin berkurang sehingga peristiwa blooming alga dapat dihindari.

Mungkin sekian informasi yang dapat disampaikan, semoga dapat menambah wawasan dan pengetahuan bagi Anda yang membacanya.

Gambar Gravatar
Mahasiswi Biologi Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung dan anggota HIVE (Human Initiative Volunteer Energy) yang hobi menulis karena dengan menulis dapat menyampaikan informasi ke masyarakat banyak.