Tanaman Jarak: Taksonomi, Morfologi, Manfaat, dan Cara Budidaya

4.1.5 Obat sariawan

Manfaat berikutnya dari daun jarak adalah bisa dijadikan sebagai obat sariawan.

Getah dari daun jarak mempunyai kandungan anti-inflamasi yang dipercaya bisa menjadi obat alternatif penyakit sariawan.

Cara menggunakannya adalah dengan mengambil getah daun dan kemudian dioleskan ke bagian yang sariawan.

Lakukanlah cara ini sebanyak dua sampai tiga kali dalam sehari secara rutin agar mendapatkan hasil yang maksimal.

4.1.6 Obat sakit gigi

Getah dari daun jarak jenis wulung dan pagar ternyata bisa mengobati sakit gigi.

Cara penggunaannya adalah dengan mengoleskan getah daun pada bagian gigi yang sedang sakit.

Hal ini dikarenakan daun jarak mempunyai kandungan alkaloid yang diklaim bisa sangat efektif untuk meredakan sakit pada gigi.

4.2 Sumber Energi Terbarukan

Biji dari tanaman jarak bisa menghasilkan minyak yang biasa dikenal sebagai minyak jarak atau castor oil.

Minyak jarak ini mempunyai banyak sekali manfaat, salah satunya sebagai sumber energi terbarukan (bio-diesel) dan sebagai pelumas mesin dari kendaraan bermotor.

Biji jarak yang sudah tua akan dijemur kurang lebih selama tiga hari atau sampai kering dan kulitnya pecah dengan sendirinya.

Biji yang sudah berhasil terpisah dari cangkangnya kemudian akan dipanaskan kembali dengan pemanasan uap, oven, dan pengongsengan.

Setelah dinilai cukup panas, biji akan melewati proses pengepresan.

Tujuan dari proses pengepresan ini untuk mengeluarkan minyak dari dalam daging biji.

Minyak yang keluar inilah adalah minyak yang nantinya bisa digunakan sebagai alternatif bahan bakar.

Saat Perang Dunia I dan Perang Dunia II terdapat beberapa negara yang tidak mempunyai ladang minyak, misalnya Jerman dan Jepang.

Sebagai pengganti minyak bumi mereka menjadikan minyak jarak sebagai bahan bakar dan pelumas mesin atau sebagai pengganti diesel dan solar.

5. Budidaya Tanaman Jarak

Di bawah ini merupakan cara bercocok tanam atau budidaya tanaman jarak, yaitu:

5.1 Penyiapan Lahan

Hal pertama yang dilakukan dalam menanam atau membudidayakan tanaman jarak adalah menyiapkan lahan terlebih dahulu.

Setelah menemukan lahan maka bersihkanlah gulma atau semak yang ada di sekitaran tempat tanam dan buatlah lubang sebesar kurang lebih sekitar 30 x 30 x 30 cm.

Biasanya, tanaman jarak satu dengan yang lainnya akan berjarak sekitar 200 cm agar bisa tumbuh dengan baik.

5.2 Pembibitan Tanaman Jarak

Pembibitan untuk tanaman ini bisa dilakukan dengan cara stek batang maupun benih atau bibit.

Pembibitan dengan menggunakan biji dilakukan dengan cara memasukkan biji ke media polibag yang sudah diisi tanah dan pupuk.

Sementara jika dengan menggunakan cara stek maka disarankan untuk memilih pohon yang sudah berumur lebih dari 5 tahun dan batangnya lurus atau tidak bengkok.

Setelah itu campurkanlah media tanam yaitu berupa tanah, pasir, dan pupuk dengan perbandingan 2:1:1 di dalam media polibag.

Tancapkan bibit stek jarak dengan posisi tegak dan batang yang pasti tertimbun oleh tanah.