Sylva Mulawarman sebagai Pelaksana, Sylva Indonesia Selenggarakan PMKI 2019

Kamis, 25-29 April 2019, Sylva Indonesia menggelar Pelatihan Mahasiswa Kehutanan Indonesia (PMKI). Sylva Indonesia (SI) sendiri merupakan organisasi profesi, ikatan mahasiswa kehutanan satu-satunya di seluruh Indonesia yang sudah berusia enam dasawarsa dengan anggota yang berasal dari 46 perguruan tinggi.

LEM Sylva Mulawarman sebagai unit pelaksana tugas kegiatan Sylva Indonesia mengakomodir lebih dari 300 peserta mahasiswa dalam pelatihan ini. Selain peserta delegasi dari 40 perguruan tinggi, Sylva Mulawarman juga turut mengundang Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta 4 Direktur Jenderal  KLHK, 31 UPT KLHK Kalimantan, 13 UPT KLHK Kaltim, Guru besar Fakultas Kehutanan Unmul dan IPB, Badan Restorasi Gambut (BRG), Dewan Kehutanan nasional (DKN), Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI), Reforma Agraria dan Perhutanan sosial (RAPS), WWF, dan Walhi.

Delegasi PMKI 2019 di Unmul
Delegasi PMKI 2019 di Unmul

Peran hutan Indonesia cukup beragam mulai dari berperan dalam mengonservasi hutan, mitigasi perubahan iklim, kesejahteraan masyarakat, masalah pengelolaan daerah aliran sungai, deforestasi dan degradasi hutan, kebakaran hutan, hingga konflik tenurial masyarakat sekitar hutan menjadi dasar dibutuhkannya sumber daya manusia yang kompeten. Berdasarkan hal tersebut Sylva Indonesia mengadakan PMKI 2019 dengan tema “Generasi Muda Kehutanan untuk Peradaban”.

Pelatihan Mahasiswa Kehutanan Indonesia betujuan menghasilkan hal-hal berikut ini:

  1. Menjadikan Sylva Indonesia sebagai “Youth Center of Excellent” pengembangan sumber daya mahasiswa kehutanan Indonesia.
  2. Meningkatkan sumber daya mahasiswa kehutanan Indonesia ke arah riset akademis, dalam bidang pergerakan mahasiswa kehutanan dan bidang saintis ilmu kehutanan pengelolaan hutan yang lestari, adil dan demokratif.
  3. Mahasiswa kehutanan sebagai kader Sylva Indonesia yang professional, bertanggung jawab, berjiwa rimbawan dan rasa peduli terhadap lingkungan sekitar yang mampu mengimplementasikan diri dan turut berkontribusi dalam dinamika kehutanan.

Dalam kegiatan ini disusun menjadi 8 pokok agenda besar yaitu:

  1. Grand opening
  2. Simposium kehutanan
  3. Pelatihan nasional
  4. Training of trainer
  5. Pelatihan saintis ilmu kehutanan
  6. Live in sylva
  7. Glow in sylva
  8. Fieldtrip Sylva

Hari Pertama

Grand Opening dan Simposium Kehutanan

Simposium PMKI 2019
Simposium PMKI 2019

Grand opening PMKI 2019 diawali dengan pembacaan doa dari LDM Al-fath oleh M Dicky Rahman dan kemudian  dilanjutkan dengan sambutan dari berbagai pihak berikut:

  1. Ketua panitia dan ketua LEM Sylva Mulawarman oleh Muhammad Rifki Azizi
  2. Dekan Fahutan Unmul oleh Rudianto Amirta, SHut, MP
  3. Rektor Universitas Mulawarman oleh Prof Dr H Masjaya, M.Si
  4. Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang diwakili oleh Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM (BPD2SDM)  Ir Helmi Basalamah, M.M

Dalam pembukaan acara ini, Kepala BP2SDM memaparkan tentang peran Sylva Indonesia dalam membentuk sumber daya manusia sebagai mitra dari KLHK dalam pengelolaan hutan lestari. Dalam sesi ini disertai dengan pemukulan gong sebagai simbolis pembukaan acara oleh kepala BP2SDM.

Pemukulan Gong Simbolis
Pemukulan Gong Simbolis

Selanjutnya, pada siang hari tanggal 25 April 2019 diadakan Simposium Kehutanan 2019. Dalam sesi kedua ini dilaksanakan talk show bertema “Membangun kolektivitas untuk hutan lestari dan masyarakat sejahtera” dengan narasumber dari berbagai lembaga seperti pemerintah, akademisi, badan independen sektor kehutanan, NGO, dan praktisi kehutanan. Adapun narasumber simposium kehutanan 2019 yaitu sebagai berikut:

  1. Ir Wiratno MSc (Dirjen KSDAE KLHK)
  2. Prof Dr Ir Sigit Hardwinarto, Agr (Dirjen PKTL KLHK)
  3. Prof Dr Ir Hariadi Kartodiharjo, MSc
  4. Prof Dr Ir H Mustofa Agung Sardjono
  5. Ir Didi Wurjanto (BRG)
  6. Muayat Ali Mushi (RAPS)

Simposium kehutanan 2019 ini dibuka oleh Fitriyani Sinaga selaku moderator dan dilanjutkan oleh pemaparan dari Ir Wiratno MSc yang menyampaikan pesan terkait program magang nasional Sylva Indonesia dan peran Sylva Indonesia untuk kehutanan. Kemudian dilanjutkan oleh Prof Dr Ir Sigit Hardwinarto tentang luasan kawasan potensi kawasan hutan di Indonesia. Terakhir oleh Prof Dr Ir Hariadi Kartodiharjo, MSc tentang pengantar implementasi teori kritis untuk pembangunan kehutanan.

Narasumber dari BRG
Narasumber dari BRG

Sesi pertama simposium berupa diskusi dan tanya jawab antara peserta dan tamu undangan. Pada sesi ini berbagai materi juga diberikan oleh berbagai narasumber sebagai berikut:

  1. Prof Dr Ir H Mustofa Agung Sardjono tentang memperkuat pengelolaan hutan secara kolaboratif
  2. Ir Didi Wurjanto dari Badan Restorasi gambut (BRG) tentang peran gambut dalam kehidupan
  3. Muayat Ali Mushi dari Reforma Agraria dan Perhutanan Sosial (RAPS)

Hari Kedua

Tropical Studies dan TOT Sylva Indonesia

Kegiatan PMKI pada 26 April 2019 diawali dengan pemberian materi mengenai kepemimpinan, manajemen organisasi, dan advokasi yang dibawakan oleh Yanti Sofia dari Balai Diklat LHK, Yohana Tiko dari Wahana Lingkungan Hidup (WALHI), dan Muayat Ali Mushi dari RAPS.

Dialog Publik Studi Tropikal dilaksanakan pada siang hari mengenai lingkungan. Sesi ini diisi oleh Buyung Yusuf Wibisono, SE, MSE, MA dari P3E Kalimantan yang menyampaikan materi mengenai potret permasalahan sampah di dunia dan circular economy sebagai solusi permasalahan sampah.

Kegiatan selanjutnya diisi oleh Ir Totok Suripto dari Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) yang membawakan materi tentang perkembangan pengusaha hutan Indonesia serta manajemen usaha di bidang kehutanan dengan tetap mempertahankan prinsip hutan lestari masyarakat sejahtera.

Training of Trainer dilaksanakan pada malam hari dengan materi aspek internal Sylva Indonesia oleh Robbi Royana SHut selaku Sekjen Sylva Indonesia tahun 2000-2005. Kemudian dilanjutkan oleh Kepala Bidang Evaluasi dan Tindak lanjut Pengelolaan SDA-LH, Ratna Hendratmoko yang menyampaikan tentang Gerak Kolektif Sylva Indonesia.

Setalah TOT ditutup, SC PMKI 2019 dan panitia menuntut PPSI untuk menjalankan tanggungjawab dan fungsinya sesui konstitusi, dikonfirmasi bahwa Muh. Adriansyah Husen, Sekjen Sylva SI yg berasal dr UHO tersebut mangkir dari kerja-kerja organisasi dan tidak dapat hadir dengan alasan yang tidak jelas serta tidak melaksanakan tugas dan fungsinya. PPSI berjanji  akan menjalankan tuntutan tersebut dalam 2 minggu terhitung tanggal 26 april 2019.

Hari Ketiga

Pelatihan Saintis Ilmu Kehutanan (Pararel)

Agenda kegiatan PMKI hari ketiga pada 27 April 2019 adalah Pelatihan Saintis Ilmu Kehutanan secara paralel yang dibagi menjadi empat kelas. Setiap kelas membahas salah satu materi berikut:

  1. Konservasi Sumber Daya dan Ekosistem
  2. Pengelolaan Hutan Lestari
  3. Pengendalian Perubahan Iklim
  4. Perhutanan Sosial
  5. Pengelolaan DAS

Pelatihan ini dimentori oleh berbagai pihak yang kompeten di bidangnya, di antaranya:

  1. Kepala Balai Penelitian Teknologi KSDA – Teguh Muslim, MHut (Satwa)
  2. BBP2EHD – Agus Wahyudi, SHut MSc (Tumbuhan)
  3. Rachmat B Suba, SHut
  4. Kepala BKSDA Kaltim – Ir Sunandar Trigunajasa, MM
  5. Yaya Rayadin, SHut MP
  6. Kepala Balai TN Kutai – Nur Patria Kurniawan, SHut MSc
  7. BKSDA Kaltim – Dr M Danang Anggoro, SSi MSi
  8. Balai Pengelolaan Hutan Produksi Wilayah XI Samarinda – Imron, SHut MM
  9. Yohanes Budi, SHut, MSc MS PhD
  10. PPIIG Unmul
  11. Balai Pemantapan Kawasan Hutan Wilayah IV Samarinda – Andi Zafryuddin Alma’rief, SHut
  12. Dosen Universitas Indonesia – Dwi Kristianto,  SHut MKesos
  13. Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Kalimantan – M. Mugni Budi, SHut MSi
  14. Balai Pengamanan dan Penegakan Hukum LHK Wilayah Kalimantan – Annur Rahim, SHut MSi
  15. Balai Pengendalian Perubahan Iklim, Kebakaran Hutan dan Lahan Wilayah Kalimantan – Johni Santoso dan H. M. Faisal (Banjar Baru)
  16. Dr Ir H Mustofa Agung Sardjono
  17. Ir Bernaulus Saragih, MSc
  18. Balai Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan Wilayah Kalimantan – M. Mugni Budi, SHut MSi
  19. Dr Ir Marlon I. Aipassa, MAgr
  20. Kepala Balai Pengelolaan DASHL Mahakam Berau – Ir Sudaryanto, MSi
  21. BPDAS – Nugraha Wijanarko dan Solehudi
  22. GMSS SKM – Misman RSU

Pelatihan saintis ilmu kehutanan ini berlangsung dari pagi pukul 08.00 WITA hingga sore pukul 17.00 WITA. Setelah itu istirahat di asrama atlet stadion sempaja canvension hall Sempaja.

Hari Keempat

Praktik lapangan dan Live in Sylva

Hampir 250 delegasi mahasiswa yang diberangkatkan ke Balai Penelitian Teknologi Konservasi Sumber Daya Alam Samboja Kab. Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur untuk melakukan praktik lapangan dari hasil materi yang telah didapatkan selama di pelatihan saintis.

Dalam praktik lapangan tanggal 28 April ini dipimpin langsung oleh kepala Balai Penelitian Teknologi Konservasi Sumber Daya Alam Samboja, Ir Ishak dan didampingi oleh Teguh Muslim, MHut, civitas akademika Fahutan Unmul dan Tim dari LEM Sylva Mulawarman.

Seluruh materi yang didapat dipraktikkan langsung di hutan Kalimantan Timur. Kemudian dilanjutkan hingga malam untuk liris herpetofauna di areal lokasi live in sylva. Dalam praktek lapanagan ini hasilnya akan di susun dalam bentuk buku dan akan diserahkan pada LIPI dalam Publikasi Ilmiah Buku PMKI 2019 Universitas Mulawarman.

Hari Kelima

Fieldtrip Sylva di Bukit Bangkirai

Senin, 29 April 2019 dalam rangka me-refresh peserta delegasi PMKI 2019, panitia menyuguhkan lokasi fieldtrip di Bukit Bangkirai.

Bukit bangkirai merupakan kawasan wisata alam yang dikelola oleh PT Inhutani Unit I Balikpapan yang terletak di kecamatan Samboja, kabupaten Kutai Kartanegara. Lokasi ini dapat ditempuh dengan perjalanan 3 jam dari Samarinda.

Setelah Fieldtrip, kegiatan ditutup oleh ketua panitia dengan menekankan untuk adanya sinergisitas dalam pengelolaan hutan lestari.

 

Rangkaian kegiatan Pelatihan Mahasiswa Kehutanan Indonesia 2019  ini  turut dimeriahkan oleh UKM ART dan Sport Kehutanan Unmul dengan tarian adat Dayak. Kegiatan ini pun didukung oleh seluruh UKM Fahutan Unmul di antaranya LDF MUfath, Mapflofa, Forestry Magazine, Forestry fellowship, dan seluruh Civitas akademika laboratorium Unmul.

Hutan Lestari untuk Siapa? Posisi Sylva Indonesia dimana?

Pertanyaan besar dari para narasumber tersebut harus dapat kita jawab bersama. Tantangan kehutanan ke depannya akan lebih berat. Mari berjuang kolektif untuk mewujudkan hutan lestari masyarakat sejahtera dari hutan untuk sebuah peradaban

Akhir kata, terima kasih kepada seluruh peserta delegasi Kehutanan Indonesia, pembicara dan narasumber serta tamu undangan yang telah menyempatkan waktu dan tenaganya untuk memberikan waktu dan meluangkan pemikirannya untuk Sylva Indonesia. Tak lupa pada rekan-rekan panitia acara dan media yang membantu tersampaikannya informasi ini kepada khalayak umum.

Semoga simposium, tropical studies, pelatihan pergerakan, TOT, pelatihan saintis ilmu kehutanan, dan praktik lapangan di PMKI 2019 yang telah dilewati dapat berdampak besar bagi sumber daya manusia,  peradaban hidup dan keberlangsungan Hutan.

 

Mari Berjuang Kolektif

Tinggi rendah satu untuk Hutan Indonesia

Sylva Mulawarman sebagai Pelaksana, Sylva Indonesia Selenggarakan PMKI 2019
Rating: 4.6 from 21 vote[s]

Tinggalkan komentar