Silvikultur

Diposting pada
  • Agroforestri

Studi ini menjelaskan tentang agroforestri sebagai suatu sistem yang kompleks, oleh karena itu materi dari studi ini terdiri atas banyak pokok bahasan yang bersifat multidisiplin.

Lebih lengkap mengenai Agroforestri dapat dilihat di sini.

  • Pengendalian Terpadu Hama dan Penyakit Hutan

Studi ini menjelaskan falsafah dan konsep pengendalian terpadu hama dan penyakit hutan, dasar-dasar ekologi dalam pengendalian terpadu, pemahaman proses dan strukur ekosistem hutan, status dan karakteristk hama dan penyakit di ekosistem hutan, kerusakan dan acuan pengambilan keputusan pengendalian, pemantauan dan peramalan hama dan penyakit di hutan, penerapan pengendalian terpadu hama dan penyakit hutan, peluang dan kendala, serta kebijakan dan perundang-undangan perlindungan hutan.

  • Dasar-Dasar Fisiologi Pohon

Studi ini membahas peran fisiologi pohon dalam pembangunan hutan, struktur dan fungsi sel, pertumbuhan pohon, fotosintesis, karbohidrat, serapan air dan transpirasi, asimilasi dan respirasi, absorbsi, translokasi dan akumulasi, hormon dan zat pengatur tumbuh, nutrisi mineral dan serapan garam, serta enzim dan vitamin.

  • Dasar-Dasar Mikrobiologi Hutan

Studi ini menjelaskan tentang jasad mikro dalam hutan yang menguntungkan maupun merugikan bagi manusia yang berasal dari kelompok fungi, bakteri, nematoda, virus, dan mikoplasma, serta taksonomi dan biologi jasad mikro.

  • Ilmu Tanah Hutan

Studi ini membahas mengenai mineral dan pembentukan tanah, pelapukan, organisme tanah, sifat fisik, sifat kimia, dan jenis tanah hutan tipe hutan Indonesia.

Berbagai hal mengenai tanah hutan secara lengkap dibahas di sini.

  • Silvikultur Hutan Tanaman

Studi ini membahas teknik silvikultur (mulai dari penanganan benih, persemaian sampai pemanenan) jenis-jenis pohon untuk hutan tanaman, sebagai bahan pulp dan kertas, kayu pertukangan, plywood, kayu mewah, jenis-jenis pohon hutan rawa dan mangrove, serta jenis-jenis pohon penghasil produk non kayu.

  • Dasar-Dasar Reklamasi Pasca Tambang dan Restorasi Hutan

Studi ini menjelaskan tentang bagaimana lahan pasca tambang direklamasi dan hutan rusak direstorasi.

Cakupan pengetahuan dasar yang diberikan meliputi: prinsip-prinsip dasar penataan lahan pasca tambang, kontrol erosi dan teknik revegetasi serta penerapan prinsip dasar ekologi restorasi.

  • Kualitas Tempat Tumbuh

Studi ini membahas kualitas tempat tumbuh, bonita hutan, unsur kualitas tempat tumbuh, cahaya dan produktivitas hutan, tanah dan pertumbuhan hutan, air dan pertumbuhan hutan, iklim dan pertumbuhan hutan, biota tanah dan hutan, metode pengukuran, dampak pemanenan terhadap kualitas tempat tumbuh, serta kualitas tempat tumbuh, kelestarian hutan dan lingkungan.

  • Konservasi Tanah dan Air dalam Pemanfaatan Hutan

Bahasan dalam studi ini adalah keterkaitan geografis dan potensi erosi, faktor pengendalian erosi, tanah tererosi, metode pengawetan tanah dan air, desain bangunan konservasi, serta evaluasi kemampuan lahan.

  • Perencanaan Pembangunan Hutan Tanaman

Bahasan studi ini adalah ruang lingkup bidang perencanaan pembangunan hutan tanaman (pengertian dan fungsi rencana, unsur-unsur rencana, ilmu-ilmu yang menunjang bidang perencanaan pembangunan hutan tanaman, fungsi dan keterkaitannya satu sama lain), kegiatan perencanaan pembangunan hutan tanaman Indonesia, serta metode dan teknik pengambilan keputusan.

  • Pemantauan Kesehatan Hutan

Pemantauan kesehatan hutan membahas konsep kesehatan hutan, kriteria dan indikator kesehatan hutan, metode dan teknik pengambilan data kesehatan hutan bagi indikator produktivitas, vitalitas, biodiversitas dan kualitas tapak, dan parameter lain.

Manajemen data dan informasi kesehatan hutan serta proses analisis multikriteria untuk penilaian kesehatan hutan akan digunakan untuk pengambilan keputusan manajemen dan pengelolaan hutan lestari.

  • Manajemen Pengendalian Kebakaran Hutan (MPKHL)

Studi ini membahas mengenai pengertian MPHKL, pendekatan pencegahan kebakaran hutan, peraturan perundang-undangan kebakaran hutan, Early Warning System (sistem peringatan dini kebakaran hutan), Fire Danger Rating System (sistem penilaian bahaya kebakaran) organisasi kebakaran, teknik pemadaman kebakaran, penanganan pasca kebakaran, dan penggunaan inderaja dalam manajemen kebakaran.