Pepaya Calina: Taksonomi, Sebaran, dan Kandungan Nutrisi

Diposting pada

5. Harga

Jika di bandingkan dengan pepaya bangkok, harga jual Pepaya Calina mencapai 8990-10.000 rupiah/ kg sedangkan Pepaya Bangkok berkisar 6000-6500 rupiah/ kg.

6. Kandungan Nutrisi

Manfaat Pepaya Calina selain untuk pencuci mulut juga sebagai pensuplai nutrisi atau gizi terutama Vitamin A dan Vitamin C.

Akar Pepaya Calina dapat digunakan sebagai obat penyembuh sakit ginjal dan kandung kencing. Adapun daun dari buah ini berkhasiat sebagai obat penyembuh malaria, kejang, dan sakit panas. Caranya adalah dengan merebus beberapa helai daun sekitar 15 menit lalu minum air rebusan daun tersebut.

Selain itu, batangnya mengandung getah putih yang berisikan enzim pemecah protein yang disebut papaine. Pepaya Calina banyak pula digunakan sebagai bahan baku industri kosmetik, farmasi, dan tekstil.

7. Peluang Usaha Budidaya

Peluang usaha buah ini tentu sangat menjanjikan karena seiring bertambahnya jumlah populasi manusia maka ketahanan pangan yaitu buah dan sayuran pun akan meningkat

Salah satu keunggulan Pepaya Calina yang sangat menguntungkan yaitu masa panen yang lebih cepat dibanding pepaya jenis lainnya sekitar 9-11 bulan setelah tanam.

Morfologi Tanaman Pepaya Calina (instagram.com)

Kelebihan lainnya tinggi dari batang berkisar antara 1,5-2 m sehingga pemanenan dapat dilakukan dengan lebih mudah dan cepat. Prospek bisnis yang ditawarkan pun sangat menjanjikan, terlebih hasil pendapatan dari penjualan buah ini dapat meraup untung sebesar 5,5 kali dari biaya produksinya.

Permintaan pasar yang juga selalu meningkat setiap tahun membuat pasar harus mensuplai lebih banyak Papaya Calina.

Contohnya saja di Jakarta, permintaan akan buah ini mencapai 10 ton per hari namun pemerintah baru dapat mensuplai permintaan pasar sebanyak 7-9 ton per minggu.

Terlebih Indonesia adalah produsen pepaya ke lima terbesar di dunia setelah Brazil, Nigeria, India, dan Meksiko. Tentunya akan sangat dibutuhkan para pekerja baik petani maupun wiraswasta untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

8. Budidaya

Cara budidaya Papaya Calina atau yang dikenal juga sebagai Papaya IPB-9 terbilang cukup mudah. Anda perlu mempersiapkan beberapa alat dan bahan seperti bibit Papaya Calina, pupuk kandang atau kompos, kertas koran, polybag, pisau atau gunting tajam, dan media tanam serta lahan tanam.

Awal mula pembibitan dilakukan dengan pematahan dormansi yaitu dengan perendaman bibit dengan air panas selama 5 menit kemudian dilanjutkan dengan perendaman air biasa selama 1 hari. Pilihlan bibit yang tidak mengambang ketika direndam sebab bibit yang mengambang memiliki viskositas atau daya kecambah yang cenderung sangat rendah.

Kemudian bibit dipendam ke dalam kertas koran yang telah dibasahi air sehingga lembab, lalu simpan ditempat teduh hingga bibit bertunas. Setelah tunas muncul, Anda dapat memindahkannya ke dalam polybag yang telah di beri media berupa campuran media tanah, pasir, dan kompos dengan perbandingan 2:1:1.

Setelah 2 sampai 3 minggu, bibit telah siap ditanam di lapang. Sebelum melakukan penanaman di lapang, persiapan lahan perlu dilakukan agar bibit tumbuh dengan optimal di lahan tersebut.

Persiapan lahan terbilang cukup sederhana, Anda dapat membersihkan lahan dari gulma yang akan mencuri nutrisi tanaman, lalu buatlah jarak tanam dengan ukuran 60 x 60 x 50 cm dan jarak masing masing lubang disesuaikan dengan jarak tanam papaya.

Lubang dibiarkan kosong selama kurang lebih 10 hari dengan memasukkan pupuk kandang atau kompos sebelumnya. Hal tersebut bertujuan agar tanah menyerap terlebih dahulu unsur hara yang diberikan serta menyimpannya sebagai cadangan makanan bagi tanaman. Setelah waktu dirasa cukup, anda dapat menanam bibit di sore hari yang tentunya bertujuan agar mengurangi transpirasi tanaman dibanding jika ditanam pada waktu pagi dan di siang hari.

Proses menanam pula harus perlahan sebab tanah pada polybag tidak boleh hancur. Hal tersebut akan menyebabkan layu bahkan kematian tanaman. Apabila hal itu terjadi maka perlu dilakukannya penyulaman atau mengganti tanaman dengan bibit yang baru.

Adapun proses pemeliharaan yang dapat di lakukan adalah kontrol terhadap penyiraman sebab tanaman ini tidak tahan terhadap genangan air. Selanjutnya lakukan kontrol terhadap pemupukannya agar buah yang di hasilkan dapat maksimal.

Pemupukan dimulai saat lubang tanam dipersiapkan dengan hitungan 20 gr/ lubang tanam. Pemanenan buah dapat dilakukan ketika tanaman telah memasuki usia 8-9 bulan. Buah dapat dipanen saat kulit buah memiliki semburat berwarna kuning di bagian ujung buah.

Panen sebaiknya dilakukan dengan memotong bagian tangkai menggunakan pisau atau gunting. Pemeliharaan lanjutan dilakukan dengan menutup buah menggunakan plastik. Hal tersebut dilakukan apabila ditemukan buah yang terserang hama dan penyakit agar tidak menyebar ke seluruh buah dalam satu pohon.

Meski demikian papaya ini sanggup hidup hingga 4 tahun dengan kemampuan memproduksi buah yang baik apabila dilakukan pemeliharaan yang teratur dan baik.

Papaya Calina adalah varietas unggul asli peneliti Indonesia yang perlu lebih dikembangkan lagi potensi untuk hasil produksinya. Beragam keunggulan yang dimilikinya membuat papaya ini diharapkan mampu mendongkrak pendapatan negara dan bersaing dengan buah lainnya di pasar dunia.

Editor:
Mega Dinda Larasati