Alat Berat Kehutanan

Diposting pada

Industri kehutanan merupakan industri yang membutuhkan alat-alat berat kehutanan. Industri kehutanan telah banyak berubah dari yang dahulu kala menggunakan sistem padat karya, sekarang menjadi sistem padat modal yang ditandai dengan banyaknya pemakaian alat berat dan sedikitnya karyawan teknis lapangan.

Produktivitas dari penggunaan alat berat tentunya dalam skala besar akan menguntungkan perusahaan kehutanan, baik perusahaan pemegang izin IUPHHK-HA (Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan Alam) maupun IUPHHK-HT (Izin Usaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu dalam Hutan Tanaman).

Namun, dalam skala kecil tentu saja penggunaan alat ini tidak akan efisien karena membutuhkan modal awal yang sangat tinggi. Harga dari alat berat ini sendiri biasanya lebih dari 1 M rupiah, tergantung dari jenis dan merek alat berat yang akan digunakan.

 

Alat Berat Kehutanan

 

DAFTAR ISI

1. Pengertian Alat Berat

2. Merk Dagang Alat Berat di Indonesia

3. Jenis-Jenis Alat Berat Kehutanan

Sumber

 

1. Pengertian Alat Berat

Alat berat merupakan mesin dengan ukuran besar yang dibuat untuk melakukan berbagai fungsi yang tidak bisa dilakukan oleh manusia, seperti fungsi konstruksi dan pembangunan dengan material berbobot berat.

Alat berat ini memiliki motor dengan daya yang sangat tinggi, lebih dari motor pada kendaraan biasa. Namun kecepatan pada alat berat tentunya tidak secepat kendaraan untuk bertransportasi.

Alat berat kehutanan adalah alat berat yang digunakan untuk berbagai keperluan pengelolaan hutan, seperti penebangan, pemotongan log, debarking, penyaradan, bongkar muat, dan pengangkutan.

2. Merek Dagang Alat Berat di Indonesia

Merek dagang alat berat kehutanan yang ada di Indonesia saat ini hanya didominasi oleh merek-merek ternama tertentu. Tidak ada merek alat berat yang berasal dari Indonesia sendiri, semua merek dagang alat berat yang ada di Indonesia hampir semuanya dari luar negeri.

Berikut adalah daftar merek alat berat yang dipakai secara luas di Indonesia mulai dari merek yang paling laris.

2.1 Komatsu

Logo Komatsu

Komatsu merupakan merek dagang alat berat yang berasal dari negara matahari terbit, Jepang. Alat-alat berat Komatsu diproduksi oleh anak perusahaan otomotif terbesar di Indonesia, ASTRA, yaitu PT. United Tractor.

Berdasarkan data dari PT. United Tractor, pada tahun 2012 perusahaan ini mendominasi penjualan alat berat di Indonesia dengan total penjualan 43% dari seluruh penjualan domestik. Di tempat kedua adalah Hitachi 21%, dan diikuti oleh Caterpillar 19%, dan Kobelco 13%.

2.2 Hitachi

Logo Hitachi

Alat berat yang berasal dari Jepang lagi-lagi mendominasi penjualan alat berat di Indonesia. Hitachi merupakan merek dagang alat berat yang berasal dari Jepang dan memiliki perusahaan di Indonesia dengan nama PT. Hexindo Adi Perkasa.

2.3 Caterpillar

Logo Caterpillar

Caterpillar merupakan merek dagang yang berasal dari Amerika Serikat. Alat berat Caterpillar atau biasa dikenal dengan merek “CAT” merupakan alat berat yang biasanya lebih mahal dari merek alat berat yang lainnya. Alat berat ini diproduksi oleh anak perusahaan grup TMT (Tiara Margo Trakindo), yaitu perusahaan PT. Trakindo Utama.

2.4 Kobelco

Logo Kobelco

Kobelco merupakan merek dagang alat berat yang asalnya sama dengan merek dagang Komatsu dan Hitachi, Jepang.

Di Indonesia, alat berat bermerek Kobelco diproduksi oleh perusahaan PT. Daya Kobelco Construction Machinery Indonesia yang bermarkas di Bekasi, Jawa Barat.

3. Jenis-Jenis Alat Berat Kehutanan

Banyak sekali jenis alat berat yang dipakai dalam pengusahaan hutan di Indonesia.

Pemilihan jenis alat ini ditentukan oleh faktor biaya (pemilikan dan operasional), distribusi dan ketersediaan suku cadang dan teknisi, operator, topografi, curah hujan, jenis tanah, sistem silvikultur, jenis hutan (hutan alam atau hutan tanaman), sistem pemanenan (full tree, tree lenght, atau cut to lenght).

Berikut adalah jenis-jenis alat berat yang digunakan di hutan Indonesia.

3.1 Excavator

Excavator

Excavator merupakan alat berat pengeruk tanah atau material lain yang dirasa perlu dipindahkan. Alat berat pengeruk ini hanya dapat memindahkan material hasil kerukannya dalam jarak yang dekat.

Dalam industri kehutanan, lebih tepatnya di areal konsesi perusahaa kehutanan, alat berat ini sering digunakan untuk kegiatan pembuatan embung air, pengambilan tanah top soil untuk persemaian, dan pengambilan material longsor.

Alat Berat Kehutanan
Rating: 4.7 from 15 vote[s]