Cantiknya Pelangi Abadi di Air Terjun Waesai Kabupaten Barru

Diposting pada

Kabupaten Barru mempunyai banyak keindahan alam mulai dari gunung, pantai, dan air terjun. Salah satu air terjun yang unik di daerah ini adalah Air Terjun Waesai.

Lokasi Air Terjun Waesai ada di Dusun Wae sae, Desa Lompo Riaja, Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan.

Keindahan Air Terjun Waesai (instagram.com)
Keindahan Air Terjun Waesai (instagram.com)

Tempat wisata alam ini terbilang cukup terkenal sehingga saat hari libur tiba akan ada banyak pengunjung yang berdatangan entah itu digunakan untuk camping, berselfie ria, atau hanya sekadar mandi.

Air Terjun Waesai airnya berasal dari Sungai Waruwue yang tidak pernah kering meskipun musim kemarau panjang.

Air dari air terjun ini digunakan pula sebagai sumber air bersih utama daerah ini.

Air Terjun Waesai tidak hanya menyuguhkan pemandangan air yang jatuh dari ketinggian saja, tapi di sini Anda juga bisa melihat pelangi abadi yang akan muncul sepanjang siang.

Sayangnya pelangi cantik ini hanya muncul saat cuaca cerah saja.

Kalau ingin bertemu dengan Si Cantik warna-warni ini datangnya saat cuaca cerah ya.

Pelangi Abadi (instagram.com)
Pelangi Abadi (instagram.com)

Selain berlatar belakang air terjun dan pelangi abadi, dalam perjalanan menuju lokasi wisata ini diperlukan waktu sekitar 15 menit untuk jalan kaki.

Terdapat pemandangan sawah hijau milik warga sekitar yang akan sangat cocok untuk dijadikan latar foto lho.

Tempat wisata ini sangatlah cocok untuk Anda yang ingin menenangkan pikiran dari hiruk pikuk perkotaan.

Di sini suasana alamnya menenangkan dengan alunan suara merdu kicauan burung dan pelukan sejuk angin berhembus serta gemuruh air terjun yang menyegarkan.

Jika Anda dari Kota Makassar maka jarak yang harus ditempuh sekitar 150 km.

Anda cukup melewati jalur Barru-Soppeng dengan jarak sekitar 20 km untuk menuju desanya.

Perjalanan untuk menuju lokasi wisata ini bisa dibilang lumayan berat karena selain jalanannya yang tidak luas.

Jalannya juga masih terbuat dari bebatuan gunung yang diratakan.

Kalau berencana mengunjungi Air Terjun Waesai jangan lupa bawa kamera dan memori yang berkapasitas besar ya!

 

Editor:
Mega Dinda Larasati