Adaptasi: Pengertian, Tujuan, Jenis, dan Contoh

Diposting pada

3.6 Adaptasi pada Manusia

Selain tumbuhan dan hewan, manusia juga melakukan adaptasi pada kondisi lingkungan yang merugikan. Adaptasi pada manusia lebih mudah dilakukan karena manusia mempunyai akal untuk menyesuaikan kebutuhan dalam mempertahankan hidupnya.

Contohnya adaptasi perilaku manusia ketika berada pada lingkungan yang dingin adalah dengan memakai baju hangat atau mendekati api agar terhindar dari hipotermia.

Rambut-rambut halus pada tubuh manusia berfungsi untuk menjaga suhu tubuh agar tidak turun drastis. Hal tersebut merupakan bentuk adaptasi morfologi pada manusia.

Manusia yang berada di pegunungan cenderung memiliki jumlah darah merah yang lebih banyak daripada manusia yang berada di pantai. Kadar oksigen di pegunungan lebih rendah daripada di pantai. Hal tersebut memaksa sistem sirkulasi untuk membuat lebih banyak sel darah merah yang akan mengikat oksigen dan mengedarkannya ke seluruh tubuh. Penyesuaian ini disebut penyesuaian fisiologi.

4. Radiasi Adaptif dan Konvergensi

4.1 Radiasi Adaptif

Banyaknya jenis makhluk hidup di bumi ternyata jumlahnya semakin membesar dibanding dahulu. Hal ini disebabkan adanya proses evolusi yang berkaitan erat dengan proses adaptasi. Munculnya dua atau lebih spesies dari yang awalnya satu spesies dinamakan dengan radiasi adaptif.

Radiasi adaptif adalah proses berkembangnya organisme secara cepat karena adanya perubahan lingkungan sehingga membentuk beberapa bentuk baru.

Contoh dari peristiwa ini adalah burung finch yang ditemukan di kepulauan Galapagos. Bentuk paruh burung tersebut berbeda-beda akibat adanya perubahan lingkungan sehingga menyebabkan sumber makanan yang berbeda juga.

Pada lingkungan yang kering seperti gurun, hanya terdapat beberapa tanaman yang dapat tumbuh. Hal ini memaksa tanaman yang hidup di gurun untuk beradaptasi akibat faktor pembatasnya.

4.2 Konvergensi

Konvergensi adalah adanya kesamaan bentuk morfologi dan fisiologi dari jenis individu dengan nenek moyang berbeda akibat tumbuh di lingkungan yang sama. Contohnya evolusi konvergensi adalah kaktus yang hidup di gurun. Kaktus dengan nenek moyang berbeda akan memiliki bentuk morfologi yang sama yaitu akan membentuk daun seperti jarum guna mengurangi penguapan. Beberapa kaktus yang tidak berkerabat dekat akan mempunyai kemiripan akibat dari tumbuh di lingkungan yang sama.

Lingkungan yang membatasi makhluk hidup akan selalu menjadi masalah untuk bertahan hidup. Makhluk hidup menggunakan kemampuan beradaptasinya untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Adanya penyesuaian morfologi, fisiologi, dan perilaku membantu jenisnya untuk selalu bertumbuh dan berkembang.

 

Referensi:

Rohadi TT, Haryono AT, Paramita PD. 2016. Pengaruh kemampuan adaptasi dengan lingkungan, perilaku masyarakat dan stres kerja terhadap produktivitas yang berdampak pada kinerja pemetik teh              (studi kasus di perkebunan teh medini kabupaten Kendal). Journal of Management 2(2): 1-57.