Kutu Daun (Aphidoidea): Habitat, Perilaku, dan Cara Membasmi

“Kutu daun adalah serangga kecil yang mengonsumsi getah tanaman dan hidup secara berkelompok. Mereka berperan sebagai hama tanaman dan perantara virus.”

Pernahkah Anda merasa kesal karena ada kutu daun yang menempel pada bunga atau tanaman sehingga tanaman menjadi kering, keriting, dan mati?

Bagaimana mencegah dan memusnahkan hama tanaman yang satu ini?

Yuk, cari tahu informasi lebih lengkap tentang kutu daun dan cara untuk membasminya dengan membaca artikel ini!

1. Taksonomi

Apa nama latin kutu daun?

Nama hama ini diambil dari nama superfamili Aphidoidea yang berarti serangga kecil pemakan getah tanaman.

Hewan kecil ini masuk ke dalam ordo Hemiptera yang juga disebut sebagai kepik, baik itu kepik sejati atau bukan.

Anggotanya terdiri dari 80.000 serangga, mulai dari walang sangit, tonggeret, anggang-anggang, dan lain sebagainya.

Berikut ini adalah taksonomi atau klasifikasi kutu daun yang perlu Anda ketahui agar dapat lebih paham dan tidak salah lagi, yaitu:

Kingdom Animalia
Subkingdom Bilateria
Infrakingdom Protostomia
Superfilum Ecdysozoa
Filum Arthropoda
Subfilum Hexapoda
Kelas Insecta
Subkelas Pterygota
Infrakelas Neoptera
Superordo Paraneoptera
Ordo Hemiptera
Subordo Sternotthyncha
Superfamili Aphidoidea
Famili ·         Aphididae

·         Eriosomatidae

Famili Aphididae mempunyai kurang lebih sekitar 5.000 spesies yang telah dideskripsikan.

Terdapat sekitar 400 spesies dapat ditemukan pada tanaman pangan dan serat serta menjadi hama serius dalam bidang pertanian maupun kehutanan.

2. Morfologi

Kutu daun adalah hewan berukuran kecil yang memiliki ukuran tubuh hanya sekitar 1 hingga 2 mm.

Tubuhnya lunak karena mereka termasuk ke dalam golongan serangga kecil.

Hewan ini mempunyai sepasang mata majemuk dan terdiri dari tiga lensa atau triommatidia.

Guna memakan getah tanaman, hama ini menggunakan penghisap atau biasa disebut sebagai stilet.

Bentuk tubuh mereka mirip kutu pada umumnya dengan sepasang antena di atas kepala dan bagian perut cukup menggembung.

Hama tanaman ini biasa ditemui berwarna hijau, tetapi ternyata ada juga yang tubuhnya berwarna hitam, cokelat, hingga merah muda.

Mereka mendapatkan warna tubuh dari makanan yang dimakan.

Mereka memiliki kaki sebanyak 3 pasang dengan bentuk yang panjang kurus.

Selain itu, mayoritas kutu daun tidak mempunyai sayap walaupun ada beberapa yang memilikinya untuk berpindah dari satu tempat sumber makanan ke tempat lainnya.

[read more]

3. Jenis-jenis Kutu Daun

Terdapat beberapa jenis kutu daun yang bisa Anda temui, antara lain:

3.1 Aphids

aphididae

Kutu jenis ini banyak ditemui di wilayah beriklim tropis.

Mereka biasanya menyerang tanaman ketika musim kemarau.

3.2 Kutu Kebul

Eriosomatidae

Jenis hama yang satu ini mempunyai nama ilmiah Bemisia tabaci.

Kutu kebul dapat berkembang biak dengan cepat.

Tubuhnya berwarna putih dengan ukuran cukup kecil.

3.3 Thrips

Thrips

Jenis ini menjadi pembawa virus, sehingga dapat menimbulkan beberapa penyakit pada tanaman.

Salah satu ciri penyakit disebabkan oleh virus yang dibawa kutu ini adalah daun tanaman menjadi  keriting.

4. Habitat dan Sebaran

Kutu daun adalah salah satu hama yang banyak ditemui dan dibenci karena mengakibatkan kerusakan, penyakit, hingga kematian tanaman.

Memangnya, kutu daun menyerang tanaman apa saja?

Contoh tanaman yang diserang hama ini adalah tanaman cabai, jeruk, tomat, mentimun, kentang, selada, hingga beberapa jenis bunga hias.

Gejala serangan kutu daun bisa dikenali dengan mudah, sehingga Anda bisa segera membasmi mereka.

Beberapa ciri tanaman yang terkena kutu daun adalah daun menjadi kerdil dan keriput, layu, menguning, hingga mati.

Habitat kutu ini berada di lahan yang ditumbuhi tanaman dan perkebunan.

Sementara untuk persebarannya mereka ada di seluruh dunia, tetapi lebih banyak ditemukan di daerah beriklim sedang.

Kutu ini tidak dapat mentolerir atau hidup di daerah dengan cuaca dingin.

Hewan ini bisa menyebar ke berbagai tempat karena beberapa faktor. Misalnya, terbang sendiri dengan sayap, terbawa angin kencang, dan tersebar melalui bahan makanan yang diangkut ke beberapa tempat.

5. Status Kelangkaan

IUCN (International Union for Conservation of Nature) masih belum mengklasifikasikan status kelangkaan kutu daun.

Walaupun demikian adapun sumber yang menyatakan bahwa populasi hewan ini cukup stabil, sehingga mudah ditemukan di mana saja.

6. Perilaku dan Cara Hidup

Kutu daun adalah hewan merugikan yang menjadi salah satu penyebab adanya penyakit dan kematian pada tanaman.

Mereka bekerja melakukan kerusakan pada tanaman secara berkelompok.

Walaupun tidak baik untuk tanaman, tetapi hewan ini tidak berbahaya bagi kesehatan manusia.

6.1 Makanan

Apa yang dimakan kutu daun?

Mereka menghisap nutrisi penting pada tanaman sehingga mengakibatkan kerusakan hingga kematian.

Makanan hama ini berupa getah pembuluh floem dan getah xilem agar kebutuhan airnya tercukupi atau tidak dehidrasi.

Mereka menggunakan mulutnya yang tajam dan runcing untuk menembus berbagai bagian tanaman dan meninggalkan kerusakan. Akibatnya, tanaman kesulitan untuk menyerap air maupun nutrisi.

Selama proses tersebut, banyak penyakit dan virus yang dapat ditularkan sehingga membahayakan tanaman.

Hewan ini tidak hanya menyerang daun tanaman, tetapi mereka juga bisa menyerang bagian batang, akar, hingga bunga.

Terdapat banyak spesies kutu daun yang bersifat monofag atau hanya memakan satu spesies tanaman. Misalnya, kutu bayam, kutu selada, dan lain sebagainya.

Walaupun demikian, ada pula beberapa spesies yang bisa mengonsumsi banyak jenis tanaman, misalnya kutu persik hijau.

6.2 Reproduksi

Kutu-daun

Bagaimana cara perkembangbiakan kutu daun?

Hewan ini bisa berkembang biak dengan cara seksual maupun aseksual.

Secara aseksual, kutu akan mengalami proses partenogenesis atau pertumbuhan dan perkembangan embrio dari sel telur yang tidak dibuahi.

Sementara secara seksual, mereka akan menghasilkan beberapa telur setelah perkawinan antara jantan dan betina.

Jumlah telur yang mereka hasilkan semakin banyak terutama ketika musim semi tiba.

Namun, tidak semua anakan tersebut bisa bertahan hidup dalam jangka waktu lama.

Perkembangan hidup hewan ini sangatlah cepat. Anakan kutu akan menjadi dewasa hanya dalam waktu 5 hari saja.

6.3 Predator

Terdapat beberapa predator atau musuh alami kutu tanaman, yaitu kumbang, kepik, laba-laba kepiting, larva lalat, lalat bunga, serangga sayap jala, kumbang lepuh, kumbang tentara, dan larva tawon.

Hewan-hewan tersebut akan memakan kutu di alam liar dan membantu menjaga agar populasinya tetap terkendali.

7. Cara Mencegah dan Membasmi Kutu Daun

Kutu daun menjadi salah satu hama tanaman yang banyak dibenci oleh pegiat tanaman hias hingga petani.

Hal ini dikarenakan walaupun mempunyai tubuh kecil, tetapi mereka bisa merusak tanaman bahkan menyebabkan tanaman tersebut mati.

Oleh karena itu, ada banyak orang yang ingin tahu bagaimana cara mencegah dan membasmi mereka agar tanaman tetap sehat.

Berikut ini adalah penjelasan mengenai cara mencegah dan membasmi hama tanaman yang bisa Anda lakukan dengan mudah, yaitu:

7.1 Cara Mencegah

Berikut ini adalah untuk mencegah adanya kutu daun pada tanaman, yaitu:

7.1.1 Lakukan Penyemprotan Air Secara Rutin

Cara membasmi kutu daun yang pertama adalah dengan melakukan penyemprotan air pada tanaman secara rutin.

Jangan hanya menyiram bagian akarnya saja, tetapi Anda juga perlu membasahi semua bagian tanaman.

7.1.2 Gunakan Campuran Air Cabai dan Bawang

Anda juga bisa menyemprot tanaman dengan menggunakan campuran air cabai dan bawang agar hama tersebut merasa kepanasan dan mati.

7.1.3 Semprotkan Larutan Sabun

Selain itu, Anda juga bisa menggunakan larutan sabun untuk membasmi hama.

Sebaiknya, campurkan sabun dengan air hangat, kemudian semprotkan pada tanaman.

Jangan khawatir tanaman Anda juga ikut kering karena sabun masih bersifat aman bagi tanaman terutama sabun cair dan sabun cuci piring.

7.1.4 Insektisida dari Daun Pepaya, Lidah Buaya, Serai, Bawang, dan Daun Sirsak

Bahan yang Anda butuhkan untuk membuat insektisida alami ini, yaitu:

  • 1 lembar daun pepaya
  • 1 batang lidah buaya
  • 2 batang serai
  • 15 daun sirsak
  • 3 siung bawang putih
  • 1 liter air

Cara membuat:

  • Cuci dan haluskan semua bahan menggunakan blender.
  • Campurkan dengan 1 liter air.
  • Masukkan ke dalam wadah tertutup dan tunggu selama satu hari hingga satu minggu.
  • Saring dan gunakan airnya untuk menyemprot tanaman.

7.2 Cara Membasmi

Bagaimana cara mengatasi kutu daun?

Terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk membasmi kutu perusak tanaman, yaitu:

7.2.1 Letakkan Kepik Dewasa

Tidak hanya dengan cara penyemprotan, Anda juga bisa menggunakan cara alami untuk membasmi hama tanaman ini.

Caranya adalah letakkan kepik dewasa ketika malam hari setelah Anda menyiram tanaman.

Kemudian, kepik dewasa ini akan memangsa kutu yang ada di tanaman Anda.

Satu kepik dewasa saja sudah bisa memangsa kurang lebih sekitar 100 kutu dalam satu hari.

7.2.2 Pangkas Daun yang Terserang

Anda bisa melakukan pengendalian hama kutu daun dengan cara memangkas daun yang sudah diserang hama tersebut.

Cara ini berguna untuk menghentikan penyebaran kutu ke area tanaman yang lain.

 

Kutu daun adalah hama kecil yang bisa menyebabkan kerusakan hingga kematian tanaman.

Oleh karena itu, Anda tidak hanya perlu mengetahui informasi umum tentang hama ini, tetapi sebaiknya cari tahu juga cara mencegah hingga mengatasi hama tersebut.

 

Referensi:

Itis.gov. Aphidoidea. [Internet]. Terdapat pada: https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=109190#null

Kompas.com. 2022. Cara Membuat Pestisida Alami untuk Basmi Kutu Daun dan Kutu Putih. [Internet]. Terdapat pada: https://www.kompas.com/homey/read/2022/03/12/085600076/cara-membuat-pestisida-alami-untuk-basmi-kutu-daun-dan-kutu-putih?page=all.

99.co. 2022. Cara Membasmi Kutu Daun Secara Alami Dengan Mudah Dan Efektif. 99,9% Ampuh!. [Internet]. Terdapat pada: https://www.99.co/blog/indonesia/cara-membasmi-kutu-daun-secara-alami/

En.wikipedia.org. 2022. Aphid. [Internet]. Terdapat pada: https://en.wikipedia.org/wiki/Aphid/

a-z-animals.com. 2022. Green Aphids. [Internet]. Terdapat pada: https://a-z-animals.com/animals/green-aphids/

[/read]