Bunglon (Chamaeleonidae): Jenis, Habitat, dan Fakta Menarik

“Bunglon adalah hewan unik yang mempunyai kemampuan bisa mengubah warna kulitnya.”

Jika berbicara mengenai hewan dengan kemampuan unik, pasti salah satu kandidat yang muncul di benak Anda adalah bunglon.

Ya! Bunglon memiliki kemampuan bisa mengubah warna kulitnya dan itu berfungsi sebagai sistem pertahanan diri agar terlindung dari predator.

Selain itu, masih ada banyak hal lain yang menarik dari reptil ini.

Maka dari itu, yuk jangan tunda untuk mempelajarinya di penjelasan berikut!

1. Taksonomi

Berikut ini klasifikasi atau taksonomi bunglon, yaitu:

Kingdom Animalia
Subkingdom Bilateria
Infrakingdom Deuterostomia
Filum Chordata
Subfilum Vertebrata
Infrafilum Gnathostomata
Superkelas Tetrapoda
Kelas Reptilia
Ordo Squamata
Subordo Iguania
Famili Chamaeleonidae
Subfamili Chamaeleoninae

Hewan ini terdiri dari beberapa genus, yaitu:

  • Bradypodion
  • Brookesia
  • Calumma
  • Chamaeleo
  • Furcifer
  • Rhampholeon

Mereka mempunyai lebih dari 200 spesies dan hampir setengah dari itu memiliki habitat di Madagaskar.

2. Jenis-jenis Bunglon

Terdapat beberapa jenis bunglon yang perlu Anda ketahui, antara lain:

2.1 Bunglon Jambul Hijau

Bronchocela-cristatella

Nama ilmiahnya adalah Bronchocela cristatella dan mereka mempunyai jambul yang berwarna hijau terang pada bagian leher atas.

Oleh karena itu, mereka disebut sebagai jenis jambul hijau.

Walaupun demikian, jenis ini juga bisa mengubah warna tubuhnya agar mirip dengan tempat yang disinggahi.

2.2. Bunglon Surai

Bronchocela-jubata

Reptil ini mempunyai nama ilmiah Bronchocela jubata dan menjadi salah satu spesies asli Indonesia.

Sebaran mereka terdapat di Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, sampai Filipina.

Masyarakat dari beberapa daerah tertentu seringkali menyebutnya dengan nama londok dan bengkarung surai.

Hal ini dikarenakan pada bagian leher belakangnya terdapat surai atau bagian yang bergerigi.

2.3 Bunglon Yaman

Chameleon-veiled

Hewan yang memiliki nama ilmiah Chameleon veiled ini tampilannya begitu cantik dan unik.

Tubuhnya berwarna hijau muda, biru, kuning, merah, dan cokelat tua.

Ketika merasa terancam, mereka akan memunculkan corak berupa bintik-bintik berwarna hitam sebagai tanda ketidaknyamanan.

Selain warnanya yang unik, satwa ini juga mempunyai tudung pada bagian atas kepalanya.

2.4 Panther Chameleon

Panther-Chameleon

Jenis yang satu ini memiliki habitat di hutan hujan tropis dan sangat populer di Madagaskar.

Tubuh mereka mempunyai motif loreng menyerupai motif loreng macan kumbang sehingga diberi nama panther.

Tampilannya didominasi oleh warna biru dengan motif hijau, kuning, dan jingga.

2.5 Bunglon Senegal

Bunglon-Senegal

Mereka berasal dari Senegal, Afrika Barat dan memiliki panjang tubuh sekitar 15 hingga 20 cm.

Jenis ini menjadi salah satu spesies yang paling terkenal di dunia.

[read more]

3. Morfologi

Salah satu ciri khas utama hewan ini adalah bisa berkamuflase dengan mengubah warna kulitnya.

Selain itu, adapun beberapa ciri yang menjadi ciri khas dari reptil ini.

Jadi, apa saja ciri-ciri bunglon?

3.1 Ukuran

Pada umumnya, panjang tubuh mereka adalah 17 hingga 25 cm.

Walaupun demikian, ada spesies dengan tubuh terpanjang  yaitu bunglon parson yang bisa memiliki panjang hingga 69,5 cm.

Sebaliknya, spesies terkecil adalah Brookesia nana yang memiliki panjang tubuh hanya 21,6 mm.

3 .2 Kulit

Bunglon mempunyai kemampuan mimikri atau bisa mengubah warna kulitnya menyerupai warna lingkungan sekitar sebagai upaya perlindungan diri.

Perubahan warna kulitnya dapat terjadi karena adanya zat nanokristal pada permukaan kulitnya yang bisa memantulkan cahaya.

Pantulan inilah yang mempengaruhi pigmen warna kulit asli mereka.

Perubahan warna kulitnya dipengaruhi oleh cahaya, suhu, dan suasana hati.

Sebagian besar warna yang bisa muncul adalah kuning, hijau, hingga cokelat tua.

Bunglon peliharaan biasanya berasal dari spesies yang mempunyai beragam warna dibandingkan bunglon liar yang mungkin hanya memiliki beberapa warna saja.

3.3 Mata

Satwa ini mempunyai mata yang menonjol dan dapat melihat ke segala arah.

Selain itu, mereka mempunyai lubang telinga yang ada di bagian pinggir kepala dan besarnya mirip dengan ukuran mata.

3.4 Ekor

Bagian ekor hewan ini berbentuk gulungan dan bisa digunakan untuk memegang dahan pohon ketika memanjat.

4. Habitat dan Sebaran

Di mana tempat tinggal bunglon?

Banyak spesies bunglon yang berbeda telah beradaptasi dengan berbagai ekosistem.

Habitat bunglon adalah di hutan hujan tropis, hutan hujan pegunungan, sabana, stepa hingga gurun

Walaupun demikian, spesies pada umumnya hidup di pohon dan ada juga yang hidup di tanah.

Sementara untuk distribusi atau sebarannya, masing-masing jenis berasal dari lokasi yang berbeda.

Beberapa spesies ditemukan di Afrika dan Madagaskar.

Ada pula yang hidup di wilayah Eropa, Asia, India, Sri Lanka, Timur Tengah, Spanyol Selatan, Afrika Utara, dan beberapa pulau di Samudera Hindia.

5. Status Kelangkaan

IUCN (International Union for Conservation of Nature) memberikan status kelangkaan yang berbeda pada masing-masing spesies.

Misalnya, bunglon kerdil Chapman atau Chapman’s pygmy chameleons memiliki status konservasi kritis (critically endangered).

6. Perilaku dan Cara Hidup

Reptil ini berkomunikasi satu sama lain dengan memanfaatkan pigmentasi kulit.

Ketika sedang terancam, warna kulitnya akan berubah menjadi merah atau jingga.

Mereka merupakan reptil yang cukup tenang dan hidup soliter atau tidak berkelompok.

Mimikri-bunglon

Apakah bunglon itu berbahaya?

Reptil ini mempunyai kemampuan untuk menggigit jika merasa terganggu.

Jadi, jika ingin memegang atau menangkapnya, Anda harus hati-hati walaupun mereka tidak beracun atau berbahaya.

Meskipun demikian, gigitannya akan menimbulkan rasa sakit.

6.1 Kebiasaan Makan

Sebagian besar spesies adalah pemakan serangga, tetapi ada juga yang akan memangsa hewan dengan ukuran lebih besar.

Makanan reptil ini dapat berupa jangkrik, kupu-kupu, tokek, kadal, siput, ulat, ngengat, tawon, semut, lalat, hingga cacing.

Namun, ada pula spesies yang bisa mengonsumsi burung kecil.

Cara untuk bisa mendapatkan makanan adalah berdiam diri dan berkamuflase kemudian menembakkan lidahnya yang panjang, kuat, dan lengket kepada mangsa.

Jika memelihara bunglon kecil, Anda bisa menambahkan beberapa buah-buahan dan sayuran di tempat makan mereka, seperti wortel, mangga, tomat, hingga bayam.

Lalu, berapa kali sehari makan bunglon?

Mereka bisa diberi makan sebanyak dua sampai tiga kali dalam satu hari.

Porsinya bisa disesuaikan dengan ukuran tubuhnya.

6.2 Reproduksi

Reptil ini pada umumnya bereproduksi dengan cara ovipar, tetapi ada juga yang berkembang biak secara ovovivipar.

Bunglon ovipar akan bertelur selama tiga hingga enam minggu setelah proses perkawinan.

Kemudian, betina akan menggali lubang sedalam 10 hingga 30 cm untuk meletakkan telurnya.

Jumlah telur yang dihasilkan tergantung dengan jenis spesies, kurang lebih sekitar 2 hingga 40 butir telur.

Setelah itu, mereka akan mengubur telur dengan tanah untuk melakukan inkubasi.

Prosesnya bisa memakan waktu yang cukup lama sekitar 24 bulan.

Jika sudah menetas, anakan akan mulai berburu secara mandiri.

Berapa lama bunglon bisa bertahan hidup?

Mereka bisa bertahan mulai dari 5 bulan hingga 10 tahun lamanya tergantung jenis atau spesiesnya.

7. Fakta Menarik

Apa keistimewaan dari bunglon?

Keistimewaan yang paling terkenal adalah kemampuan mimikri atau bisa mengubah warna tubuh sesuai dengan lingkungan sekitar.

Selain itu, ada juga beberapa keistimewaan atau fakta menarik lainnya mengenai reptil yang satu ini, antara lain:

7.1 Dapat Dipelihara

Bunglon banyak dipelihara oleh para pecinta reptil karena jinak dan memiliki banyak keunikan, terutama pada kulit tubuhnya.

Apakah bunglon bisa berubah warna?

Ya! Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa keistimewaan utama mereka adalah kemampuan mimikri ini.

Memang, bunglon asli harganya berapa?

Harga bunglon pastinya disesuaikan dengan jenis spesies hingga besar tubuh.

Pada umumnya mereka akan dibanderol dengan harga 25.000 IDR hingga 400.000 IDR per ekor.

Namun, adapun yang paling mahal, yaitu 2.000.000 IDR hingga 8.000.000 IDR.

7.2 Manfaat Bunglon

Selain dijadikan sebagai hewan peliharaan atau pajangan di rumah, ternyata bunglon juga digunakan sebagai inspirasi pembuatan implan kosmetik.

7.3 Mempunyai Ekor dan Kaki Khusus

Ekor hewan ini mampu memegang dahan pohon dengan kuat dan berbentuk gulungan.

Namun, bentuk ekor tergantung dengan jenis spesies.

Ada yang berbentuk gulungan dan ada pula yang lurus memanjang.

Kemudian, kaki mereka dapat digunakan untuk memanjat dengan baik.

Kakinya dilengkapi oleh 5 jari zygodactyl yang mirip penjepit sehingga bisa mencengkeram dahan dengan baik.

Cakarnya yang tajam di setiap jari juga memudahkan reptil ini untuk memanjat.

7.4 Lidah Kuat dan Panjang

Tidak hanya kemampuan mimikri, ciri khas utama bunglon lainnya adalah memiliki lidah super panjang.

Ukuran panjang lidahnya bahkan bisa dua kali lebih panjang dibandingkan panjang tubuh mereka.

Selain panjang, lidahnya juga kuat karena terdiri dari otot kuat.

Lidah ini digunakan untuk berburu mangsa dalam waktu cepat.

Mereka bisa menangkap mangsa yang sudah diincar hanya dalam waktu sekitar 0,07 detik.

7.5 Suka Tempat Hangat

Hewan ini senang tinggal di daerah tropis yang hangat karena suhu sangat mempengaruhi proses pergantian warna tubuhnya.

Semakin panas suhu, maka warna yang dihasilkan juga semakin terang.

7.6 Mempunyai Penglihatan yang Cukup Bagus

Selain bisa berputar ke segala arah, mata bunglon juga mempunyai penglihatan yang cukup bagus.

Mereka bahkan bisa menilai jarak dan melihat mangsanya dari jarak 5 hingga 10 meter.

Indera pengelihatannya juga mampu melihat sinar ultraviolet yang tidak bisa dilihat oleh manusia.

7.7 Tidak Mempunyai Daun Telinga dan Pendengarannya Buruk

Reptil ini hanya memiliki lubang telinga tanpa daun telinga.

Selain itu, pendengarannya juga cukup buruk, yaitu hanya bisa mendengar suara antara 200Hz hingga 600Hz.

7.8 Jantan Suka Pamer

Sama dengan beberapa jenis hewan lainnya bahwa tampilan jantan dan betina cukup berbeda.

Biasanya jantan akan lebih menarik dibandingkan betina.

Bunglon jantan memiliki tanduk dan duri, sedangkan betina tidak memilikinya.

 

Bunglon hanyalah salah satu hewan di dunia yang mempunyai kemampuan unik dapat mengubah warna kulitnya.

Masih ada banyak hewan lainnya dengan kemampuan tidak biasa, seperti cicak bisa memutuskan ekor, warna tubuh panda untuk berkamuflase, hingga ular yang menggunakan bisa atau melilit tubuh korban.

Jika ingin mempelajari lebih lanjut, informasi mengenai satwa-satwa tersebut bisa Anda dapatkan di Forester Act!

 

Referensi:

Itis.gov. Chamaeleo Laurenti, 1768. [Internet]. Terdapat pada: https://www.itis.gov/servlet/SingleRpt/SingleRpt?search_topic=TSN&search_value=174032#null

Pinhome.id. 2021. Bunglon. [Internet]. Terdapat pada: https://www.pinhome.id/blog/bunglon/#Jenis_Bunglon

Britannica.com. chameleon. [Internet]. Terdapat pada: https://www.britannica.com/animal/chameleon-reptile

Animals.net. Chameleon. [Internet]. Terdapat pada: https://animals.net/chameleon/

En.wikipedia.org. 2022. Chameleon. [Internet]. Terdapat pada: https://en.wikipedia.org/wiki/Chameleon#Distribution_and_habitat

Exoticdirect.co.uk. 2018. 10 Fun Facts about Chameleons. [Internet]. Terdapat pada: https://www.exoticdirect.co.uk/news/10-fun-facts-about-chameleon/

[/read]

Kecil dan Terancam Punah, Inilah Wujud Bunglon Paling Langka di Dunia