Taman Nasional Komodo: Sejarah, Zonasi, Biodiversitas, dan Destinasi Wisata Komodo

Diposting pada

7.1 Kampung Wisata Komodo

Kampung wisata komodo ini terletak di Pulau Komodo yang merupakan pulau utama di kawasan Taman Nasional Komodo ini. Secara administrasi Kampung Wisata Komodo ini terletak di bagian terluar Kabupaten Manggarai Barat. Di dalam kawasan Kampung Wisata Komodo ini wisatawan dapat menikmati aktivitas sehari–hari masyarakat asli setempat. Selain itu, di Kampung Wisata Komodo ini wisatawan dapat membeli souvenir khas Taman Nasional Komodo yaitu berupa patung komodo.

 

7.2 Pulau Kelor

Pulau Kelor merupakan salah satu pulau yang berada di kawasan Taman Nasional Komodo. Di antara pulau-pulau yang lainnya, Pulau Kelor ini sangat terkenal dengan wisata snorkeling. Wisata snorkeling ini didukung oleh keanekargaman sumber daya bawah lautnya yang tinggi yaitu adanya 260 jenis karang dan ribuan jenis ikan.

 

7.3 Gili Laba

Gili Laba merupakan salah satu destinasi wisata di Taman Nasional Komodo yang terkenal dengan keindahan paronama bentang alamnya baik laut maupun bukit-bukitnya. Pada musim kemarau, rumput di savana akan mengering, sedangkan pada musim hujan rumputnya akan berwarna hijau membuat pemandangan di Gili Laba ini sangat memesona. Pemandangan tersebut sangat cocok bagi para wisatawan yang menyukai fotografi.

 

7.4 Pantai Pink

Akses Menuju Pulau Komodo

Pantai Pink merupakan destinasi wisata di Taman Nasional Komodo yang sangat unik karena sesuai dengan namanya, disepanjang kawasan pantai ini berwarna pink atau merah muda. Sebenarnya warna pink ini timbul karena banyaknya terumbu karang yang berwarna sama dan ketika ombak datang sebagian terumbu karang tergerus air kemudian bercampur dengan pasir. Hasilnya adalah pantai indah dan unik berwarna pink atau merah muda yang memesona.

 

7.5 Loh Buaya

Loh Buaya merupakan tujuan utama dan gerbang wisata bagi para wisatawan berkunjung ke Pulau Rinca. Di tempat ini, wisatawan dapat melihat komodo lebih dekat dengan membeli tiket terlebih dahulu kemudian trekking menyusuri kawasan dengan dipandu pawang komodo yang sudah berpengalaman. Selain melihat komodo secara langsung, di Loh Buaya pengunjung dapat melakukan berbagai aktivitas lainnya seperti bersantai di tepi pantai, mendaki bukit, maupun pengamatan batu balok di Kampung Rinca.

Tertarik untuk berlibur ke Taman Nasional Komodo? Silakan untuk melihat informasi lebih rinci di link berikut, klik di sini.

 

8. Akses Menuju Lokasi


Terdapat beberapa akses yang dapat digunakan untuk menuju Taman Nasional Komodo baik melalui jalur darat, jalur udara, maupun melalui laut. Rute Denpasar – Mataram – Bima dapat ditempuh selama kurang lebih 1,5 jam menggunakan pesawat. Kemudian dilanjutkan dengan jalur darat menuju Sape. Setelah sampai Sape, pengunjung dapat menggunakan kapal feri untuk sampai di Taman Nasional Komodo.

Akses lainnya untuk mencapai Taman Nasional Komodo adalah rute Kupang – Manggarai – Labuan Bajo. Rute ini dapat ditempuh dengan pesawat selama kurang lebih 3 jam. Kemudian dapat dilanjutkan dengan menggunakan speedboad/feri menuju Taman Nasional Komodo.

Selain kedua rute ditersebut, rute lainnya adalah Kupang – Ende yang dapat ditempuh dengan menggunakan pesawat. Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan minibus ke tempat wisata Labuan Bajo selama 10 jam. Kemudian dilanjutkan dengan menggunakan speedboad selama 2 jam hingga ke Pulau Komodo.

 

9. Masyarakat di Taman Nasional Komodo

Di dalam kawasan terdapat daerah pemukiman penduduk, yaitu di Kampung Kerora yang dihuni oleh 529 jiwa dan umumnya bekerja sebagai nelayan tradisional, petani, pemungut hasil hutan, dan peternak. Sebagian besar penduduk memeluk agama Islam dan memiliki adat istiadat yang masih dipegang teguh, seperti adat perkawinan, pembagian tanah, musim tanam dan musim panen, musim mencari ikan, dan masalah sosial lainnya.

Pemukiman lain yang terdapat di dalam kawasan adalah Kampung Komodo yang terletak dekat dengan Teluk Slawi, kira-kira setengah jam perjalanan menyusuri pantai, walaupun tidak ada fasilitas untuk mengunjungi Kampung Komodo, pengunjung dapat melihat kehidupan tradisional penduduk setempat dan dapat menyewa perahu. Di Pulau Komodo terdapat atraksi berupa tarian tradisional, seperti tarian silat, dan hasil kerajinan tangan berupa patung komodo dari kayu.

Di dalam kawasan Taman Nasional Komodo terdapat empat kampung yang dihuni oleh masyarakat asli setempat maupun pendatang. Keempat kampung tersebut antara lain Kampung Komodo di Pulau Komodo, Kampug Rinca dan Kampung Kerora di Pulau Rinca dan Kampung Papagaran di Pulai Papagarang. Sampai tahun 2010 tercatat bahwa masyarakat yang tinggal di dalam kawasan Taman Nasional Komodo berjumlah 4.251 jiwa.

Sebagian dari masyarakat tersebut bermata pencaharian sebagai nelayan. Mayoritas masyarakat beragama Islam. Salah satu hal menarik dari masyarakat Taman Nasional Komodo adalah mitos yang menyatakan bahwa terdapat beberapa masyarakat asli setempat yang dapat berbicara dengan komodo.

 

10. Foto-Foto Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo