Sungai: Pengertian, Jenis, Manfaat

Diposting pada

4. Peran bagi Kehidupan

Memancing di sungai (pixabay.com)
Memancing di sungai (pixabay.com)

Pada masa silam sungai bukan hanya sekedar untuk tempat mandi dan mencuci, tetapi juga sebagai transportasi untuk menjalankan perekonomian saat itu.

Namun, perkembangan jaman telah menunjukkan kemajuan ekonomi.

Jika pada masa lalu dianggap sebagai sumber kehidupan, maka pada saat kini justru terbalik.

Sungai kini menjadi tempat pembuangan sampah. Padahal, perannya sangat penting pada kehidupan masyarakat luas.

Sungai akan sangat bermanfaat apabila masih asri dan belum tercemar oleh lingkungan sekitar dan apabila telah tercemar maka manfaatnya akan berkurang atau bahkan memberikan dampak buruk seperti banjir.

Berikut manfaat-manfaat sungai yaitu:

4.1 Sumber Air Bersih

Manusia dalam hidupnya sangat bergantung pada air. Sejak dulu peradaban dimulai dekat dengan sungai.

Hal itu berarti adalah sumber kehidupan, sehingga akan sangat penting apabila sungai yang belum tercemar dapat dipergunakan sebagai sumber air bersih yang digunakan untuk air minum, mandi, memasak, dan lain sebagainya.

4.2 Sarana Transportasi

Sungai masih digunakan sarana transportasi pada zaman dahulu hingga sekarang.

Salah satu contoh penggunaan sebagai sarana transportasi adalah yang terdapat di Kalimantan sebagai sarana pengangkutan kayu, barang-barang pokok, maupun kapal angkutan orang.

Jalur air umumnya digunakan oleh masyarakat Kalimantan untuk membawa barang-barang yang berat dan berukuran besar sehingga dapat menghemat biaya apabila menggunakan jalur darat.

4.3 Sumber Mata Pencaharian

Selain sebagai sumber air minum, sungai juga berguna sebagai tempat atau sumber mata pencaharian oleh masyarakat sekitar yaitu dengan menjadikannya sebagai tempat mencari ikan dan memelihara atau budidaya ikan yang dibuat seperti keramba yang ada di laut.

Apabila kondisinya terjaga dan tidak tercemar maka akan dapat menghasilkan ikan yang banyak dan dapat menyejahterakan masyarakat sekitar.

4.4 Sumber Energi

Sungai dapat digunakan sebagai sumber energi yaitu sebagai sumber tenaga listrik yang dikenal sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Hal ini dikarenakan arusnya yang cukup kencang dibandingkan laut ataupun danau.

Alirannya saat ini banyak dimanfaatkan sebagai sumber energi oleh banyak perusahaan listrik.

4.5 Sumber Irigasi

Aliran sungai juga dimanfaatkan oleh petani yang berada di sekitarnya, khususnya yang berada di daerah pegunungan.

Biasanya lahan pertanian dibuat miring (terasering) sehingga aliran air dapat mengairi sawah ataupun lahan pertanian.

Pemanfaatan aliran tersebut sangatlah penting karena petani tidak perlu mengangkut air secara langsung.

4.6 Tempat Rekreasi dan Wisata

Sungai yang bersih dan indah pemandangan sekitarnya dapat dimanfaatkan sebagai tempat atau objek wisata bagi masyarakat yang ingin menikmati wisata alam.

Sehingga selain sebagai tempat wisata, juga dapat meningkatkan pendapatan penduduk sekitar yang memanfaatkan keadaan tersebut dengan berjualan kepada para pengunjung.

5. Ekosistem Sungai

Ekosistem sungai termasuk ke dalam ekosistem air. Ekosistem ini ialah hubungan timbal balik makhluk hidup dan lingkungannya yang mencakup DAS.

Setiap jenis ekosistem memiliki ciri khas atau karakteristik yang unik.

Ciri khas yang dimiliki ekosistem sungai yaitu aliran air yang searah memungkinkan adanya perubahan fisik dan kimia didalamnya yang berkelanjutan,sehingga munculah variasi kondisi fisik dan kimia karena adanya air yang mengalir, dan dihuni bermacam tumbuhan dan hewan yang berada di dalam air.

Salah satu biota yang terdapat di perairan adalah plankton. Plankton adalah organisme-organisme yang hidup melayang/ mengembang di air.

Kapasitas gerak sangat terbatas sehingga gerakannya dipengaruhi oleh arus air. Plankton memiliki peranan yang sangat besar terutama sebagai produsen ekosistem air.

Keanekaragaman spesies plankton ialah  ekosistem perairan yang digunakan dalam patokan  dalam memahami suatu kapasitas  utama dan keadaan ekosistem perairan tersebut.

Komponen ekosistem adalah segala sesuatu yang terdapat di dalam suatu ekosistem.

Komponen ekosistem terbagi menjadi dua komponen yaitu biotik dan abiotik.

Komponen biotik ialah komponen yang meliputi makhluk hidup baik tumbuhan maupun hewan.

Contoh komponen biotik ialah tumbuhan (seperti: ganggang, kangkung liar, eceng gondok, lumut dan lain-lain), hewan (seperti: keong, kerang, udang, ular, serangga, dan sebagainya), fitoplankton, zooplankton, dan organisme lainnya.

Sedangkan komponen abiotik merupakan komponen ekosistem yang berbentuk benda tak hidup tetapi berpengaruh terhadap kondisi ekosistem tersebut.

Contoh komponen abiotik ialah batu, cahaya matahari,suhu, kelembaban udara, dan sebagainya.

Ekosistem sungai harus dijaga dengan baik, jika tidak maka akan mengakibatkan kerusakan pada berbagai komponen ekosistem tersebut.