Sumur Resapan: Pengertian, Manfaat, Jenis dan Pembuatan

Diposting pada
BangunanJarak Minimal (m)
Bangunan3
Batas pemilikan1.5
Sumur air minum10.5
Aliran sungai30
Pipa air minum3
Jalan1.5
Pohon besar3

Sumur resapan dapat dibuat dengan beberapa jenis, di antaranya adalah kolam resapan, sumur resapan dalam, dan parit berorak. Sama halnya dengan tipe yang individu sumur ini pun harus memperhatikan tata letak dalam pembuatannya. Letak sumur yang tepat adalah pada lokasi yang terendah di suatu kawasan sehingga air dapat dengan mudah mengalir dari semua tempat dalam suatu kawasan (Mulyana 1998).

 

7. Faktor yang Memengaruhi Penerapan Sumur Resapan

Sumur resapan merupakan suatu inovasi yang baru dan masih terdengar asing di masyarakat. Menurut Niehoff (1966) suatu masyarakat akan dapat menerima suatu perubahan atau suatu hal yang baru apabila didasari oleh rasa membutuhkan (felt need). Melalui rasa membutuhkan inilah akan muncul motivasi untuk menerima perubahan tersebut. Rasa membutuhkan ini dapat diciptakan, misalnya dengan berbagai program penyuluhan suatu program. Namun demikian, persepsi tentang kebutuhan ini tidak mudah tertanam dalam masyarakat.

Sehubungan dengan hal tersebut maka pemasaran sosial penting dilakukan bagi masyarakat yang belum memahami pentingnya konservasi tanah dan air. Pemasaran sosial sendiri menurut Fox dan Kotler (1985) adalah rancang bangun, implementasi dan pengendalian program-program yang telah diperhitungkan untuk memengaruhi penerimaan gagasan-gagasan sosial dan menyertakan pertimbangan-pertimbangan mengenai perencanaan produk, aspek harga, komunikasi, dan riset pemasaran.

 

Referensi:

Arafat Y. 2008. Reduksi beban aliran drainase permukaan menggunakan sumur resapan. Jurnal SMARTek. 6(3): 144-153.

[Dephut] Departemen Kehutanan. 1995.

Dwi T, Sabariah M, M Baharudin R. 2008. A study on artificial recharge well as a part of drainage system and water supply in UHTM. National Seminar on Environment, Development, and Sustainability. 1:106-111.

Fox P, Kotler. 1985. The Marketing of Social Cause. The First 10 Years. In: P. Greenwald, AG Ershow and WD Novelli (ed) Cance, Diet, and Nutrition. Chicago (US): A Comprehension Source Book.

Kusnaedi. 1996. Sumur Resapan untuk Permukiman Perkotaan dan Pedesaan. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Kusnaedi. 2011. Sumur Resapan untuk Pemukiman Perkotaan dan Pedesaan. Jakarta (ID): Penebar Swadaya.

Mulyana R. 1998. Penentuan tipe konstruksi sumur resapan berdasarkan sifat-sifat fisik atanh dan kondisi sosial ekonomi masyarakat di kawasan puncak [tesis]. Bogor (ID): Institut Pertanian Bogor.

Niehoff, Arthur H. 1966. A Casebook of Social Change. Chicago (US): Aldine Publishing.

Setiawan RE. 2017. Analisis Perhitungan Sumur Resapan dan Kebutuhan Air di Persemaian Permanen, Kampus IPB Dramaga [skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Kehutanan, Institut Pertanian Bogor.

Sinaga TR. 2017. Analisis pengaruh sumur resapan terhadap aliran permukaan di DAS mikro Cikardipa dengan metode simulasi SWAT [skripsi]. Bogor (ID): Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.

Sunjoto S. 1989. Teknik Konservasi Tanah dan Air pada Kawasan Permukiman. Yogyakarta (ID): LPM-UGM.

Suripin. 2004. Sistem Drainase yang Berkelanjutan. Yogyakarta (ID): Andi Offset.

Widodo T. 2013. Kajian ketersediaan air tanah terkait pemanfaatan lahan di kabupaten Blitar. Jurnal Pengembangan Wilayah dan Kota. 9(2): 122-133.