Sistem Informasi Geografis (SIG)

Diposting pada

1.5 Hal yang Spesial dari SIG

Sistem informasi geografis yang saat ini sedang berkembang sangat bermanfaat dalam penganalisisan data berefferensi spasial. SIG ini menjadi menarik karena:

  1. SIG dapat melakukan pemanggilan data yang bervariasi (data retrieval),
  2. Pemodelan topologi yang mencakup “connectivity, adjacency, dan area definition”,
  3. Pembuatan jaringan (networking),
  4. Penampalan berbagai layer yang berisi informasi tertentu untuk analisis spasial (overlay), dan
  5. Keluaran data dapat berupa digital maupun berkas cetakan.

1.6 Mengapa SIG diperlukan?

Sistem informasi geografis diperlukan dalam berbagai bidang kehidupan. Kebutuhan akan informasi sekarang menjadi suatu hal yang sangat berharga, begitu pula halnya dengan informasi berefferensi spasial. Informasi spasial yang ditawarkan oleh SIG dapat digunakan untuk kebutuhan pengambilan keputusan (decision making) dalam suatu pengelolaan. Berbeda dengan data biasa seperti hanya disajikan dalam tabel, SIG memungkinkan data disajikan secara lebih representatif dengan menggunakan peta tematik yang telah diolah sebelumnya. Terlebih saat ini teknologi satelit telah berkembang dengan sangat pesat yang menyebabkan ikut terdorongnya kebutuhan akan SIG.

1.7 Elemen dalam SIG

Elemen dalam sistem informasi geografis sangatlah sederhana, yaitu:

  1. Perangkat keras,
  2. Perangkat lunak,
  3. Data, serta
  4. Organisasi dan Sumber Daya Manusia.

1.8 Cara Mendapatkan dan Jenis Data SIG

Data merupakan elemen yang harus dipenuhi dalam sistem informasi geografis. Data untuk sistem informasi geografis ini bisa didapatkan dari peta digital atau hasil scan yang berasal dari kegiatan pembelian, hasil donasi, didapatkan secara gratis, ataupun dibuat sendiri oleh pengguna SIG. Selain peta, data yang bisa digunakan adalah database, data GPS, remote sensing, dan fotografi aerial.

Data yang diolah dalam SIG ini dibedakan menjadi dua tipe, yaitu data spasial dan data atribut. Data spasial adalah data yang memiliki geographic reference atas representasi obyek bumi. Data atribut adalah data yang terdapat dalam objek data spasial, misalnya luas wilayah desa, jumlah penduduk dalam suatu desa, besar kemiringan lereng, koordinat, dan lain-lain.

Data spasial ini pun dibedakan menjadi dua kembali, yaitu data raster dan data vektor.

Data raster adalah data spasial yang berbasis piksel, artinya obyek yang ditampilkan terdiri atas titik-titik warna yang saling berhimpitan, data ini sama dengan data hasil fotografi.

Data vektor adalah data yang dapat menampilkan, menempatkan, dan menyimpan data spasial dengan menggunakan titik-titik, data vektor ini sama halnya apabila kita mengolah gambar vektor pada aplikasi Corel Draw atau Adobe Illustrator.

1.9 Perangkat Lunak dalam SIG

Elemen yang paling penting berikutnya adalah perangkat lunak SIG atau biasa disebut aplikasi SIG. Perangkat lunak yang dibutuhkan pertama adalah sistem operasi yang mendukung berjalannya aplikasi SIG, OS (operating system) yang dapat digunakan adalah Windows OS, Mac OS, Linux, atau OS lainnya yang mendukung. Aplikasi SIG yang biasa digunakan adalah: