Silvikultur

Diposting pada
  • Pengaruh Hutan

Studi ini membahas tentang daerah aliran sungai, neraca air, kalsifikasi iklim, praktek pengelolaan hutan kaitannya dengan erosi, prinsip-prinsip konservasi tanah dan air, bioengineering, dan perencanaan konservasi tanah.

  • Pengelolaan Nutrisi Hutan

Studi ini menjelaskan pengertian dan batasan nutrisi hutan, tanah dengan perkembangan vegetasi hutan, tanah dan klasifikasi tanah, fungsi nutrisi hutan, siklus hara, penilaian nutrisi hutan, pemupukan, penambahan nitrogen secara biologi, pemanenan pengolahan tanah dan regenerasi terhadap nutrisi hutan, model manajemen nutrisi hutan, dan evaluasi nutrisi hutan untuk pembangunan hutan tanaman secara lestari.

  • Silvikultur

Studi ini membahas pengertian silvikultur kaitannya dengan ilmu lain, pertumbuhan pohon, pertumbuhan dan reproduksi pohon, ekofisiologi pohon, teknologi pembibitan dan pembangunan hutan, serta sistem-sistem silvikultur.

  • Genetika Hutan

Studi ini membahas tentang prinsip dan analisa genetika secara umum, mencakup genetika Mendelian, dasar genetika molekuler, genetika kuantitatif dan genetika populasi yang kemudian dilanjutkan dengan analisa genetika secara khusus pada tegakan hutan, mulai dari sistem genetika pohon hutan, sistem genetika pohon hutan, sistem perkawinan, aliran gen, serta keragaman genetika populasi pohon.

  • Dasar-Dasar Pemuliaan Pohon

Pemuliaan pohon adalah penerapan asas genetika pada pembangunan hutan untuk memperoleh pohon-pohon yang memiliki sifat dan hasil yang lebih tinggi nilainya.

Studi ini membahas latar belakang, tujuan dan ruang lingkup pemuliaan pohon, keragaman dan faktor penyababnya, uji provenan, seleksi, uji keturunan, pendugaan parameter populasi, pembangunan dan pengelolaan sumber benih, penyusunan program pemuliaan pohon, dan perkembangan pemuliaan pohon di Indonesia.

  • Teknologi Perbanyakan Tanaman Hutan

Studi ini membahas mengenai teknologi perbanyakan tanaman hutan secara vegetatif (aseksual) mulai dari pengertian teknik pembiakan vegetatif, peranannya dalam bioteknologi kehutanan, pemuliaan pohon dan konservasi plasma nutfah, dasar-dasar pembiakan vegetatif, teknik pembiakan vegetatif (stek, okulasi, cangkok, sambungan dan kultur jaringan tanaman) dan faktor-faktor yang mempengaruhinya, nutrisi dan media pertumbuhan untuk kultur jaringan, serta seleksi in vitro.

  • Ilmu Hama Hutan

Hama hutan merupakan bagian dari sistem silvikultur yang mempelajari mengenai binatang penyebab kerusakan pada pohon dan tegakan hutan.

Studi ini membahas binatang penyebab kerusakan pada pohon dan tegakan hutan (terutama serangga), ciri-ciri serangga, keistimewaan serangga, perilaku serangga, siklus hidup, daya reproduksi, perkembangbiakan, klasifikasi serangga dan metamorfose, tanaman hutan dan bagaimana tanaman hutan menjadi sasaran serangga, pengaruh lingkungan fisik dan biotik terhadap kehidupan serangga (ekologi populasi), timbul tidaknya masalah hama, perhitungan ambang ekonomi, akibat dan dampak serangan hama pada pohon dan tegakan hutan, cara-cara survei dan memantau hama hutan, dan cara-cara pengendalian berbasis ekosistem.

  • Ilmu Penyakit Hutan

Studi ini membahas mengenai fisiologi penyakit, mekanisme penyerapan oleh patogen, mekanisme pertahanan inang, ekologi penyakit dan berbagai pengetahuan mengenai penyakit akar, batang, daun, pelapukan kayu dan pewarnaan kayu, serta pengendalian penyakit pada tanaman hutan.

  • Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla)

Kebakaran hutan merupakan salah satu aspek perlindungan hutan yang mempelajari prinsip segitiga api, tahapan proses pembakaran, perilaku api, peranan iklim dalam kebakaran, dampak kebakaran hutan baik yang merugikan maupun yang menguntungkan terhadap unsur-unsur ekosistem, vegetasi, tanah, air, udara, dan kesehatan manusia, juga prinsip-prinsip pengendalian kebakaran hutan yang meliputi kegiatan pencegahan dan pemadaman kebakaran hutan.

Secara lengkap kebakaran hutan dan lahan dibahas dalam artikel ini.

  • Silvikultur Hutan Alam

Studi ini membahas mengenai penerapan sistem-sistem silvikultur dalam pengelolaan hutan alam produksi di daerah tropis yang berbasis pada faktor-faktor tempat tumbuh (iklim dan tanah) dan kondisi tegakan untuk tujuan kelestarian hutan.

Studi ini juga membahas mengenai beberapa hal yang berkaitan dengan kondisi tempat tumbuh, basis atau fundamental silvikultur, beberapa contoh sistem silvikultur daerah tropis baik di Indonesia maupun negara tropis lain, dan dampak penebangan dalam berbagai level serta upaya regenerasinya.