Pohon Bidara: Taksonomi, Morfologi, Habitat, Manfaat, dan Jenis

Diposting pada

2.4 Bunga

Di dalam satu perbungaan tanaman bidara ada 7 sampai 20 kuntum bunga yang ukurannya kecil.

Bunga bidara beraroma harum dengan warna putih kekuningan.

Dalam setiap perbungaan akan dilengkapi dengan tangkai bunga pendek yaitu hanya sekitar 3 sampai 8 mm saja.

Kelopak bunganya berbentuk seperti segitiga dengan jumlah 5 buah yang mana termasuk dalam sifat Protandrous.

Sifat tersebut memperlihatkan bahwa benang sari akan terlebih dahulu masuk ke proses kematangan dibandingkan dengan putik.

Oleh karena itu, tahap penyerbukan tumbuhan bidara sangatlah bergantung dengan bantuan serangga.

Bentuk mahkotanya mirip seperti sudip yang melengkung dan cekung ke dalam dengan jumlah 5 buah.

Bunga-bunga bidara tumbuh pada bagian ketiak daun dengan bentuk mirip seperti payung.

2.5 Buah

Pohon bidara mempunyai buah yang bentuknya mirip seperti tomat.

Saat masih belum matang buah bidara berwarna hijau muda dan ketika sudah matang warnanya akan berubah menjadi orange-nya sampai merah.

Dagingnya berwarna putih dan mengandung banyak air serta rasanya cukup manis.

Justru saat buah sudah matang rasanya tidak terlalu manis karena tekstur dagingnya akan berubah menjadi lebih bertepung.

Saat sudah matang, daging yang awalnya berwarna putih akan berubah menjadi sedikit kekuningan dengan tekstur yang kenyal tetapi lembut serta menghasilkan aroma menyengat yang khas.

Ukuran buah bidara kurang lebih atau rata-rata mempunyai panjang sekitar 6 cm dengan lebar 4 cm.

Namun ukuran buah ini biasanya berlaku untuk tumbuhan bidara yang dibudidaya.

Sementara buah bidara yang berasal dari pohon liar biasanya berukuran lebih kecil dengan tekstur kecil yang masih tetap mengkilap dan halus.

3. Status Kelangkaan

Berdasarkan data dari IUCN atau International Union for Conservation of Nature, tumbuhan yang mempunyai nama latin Ziziphus mauritiana ini berstatus LC atau Least Concern.

Status kelangkaan LC sendiri diberikan pada tahun 2018 yang berarti tumbuhan tersebut tidak termasuk dalam kelompok tumbuhan hampir atau terancam punah.

4. Habitat dan Sebaran

Habitat pohon ini atau bisa tumbuh lebih baik di daerah yang mempunyai musim kering.

Kualitas buahnya akan lebih baik jika tumbuh di lingkungan yang panas, cukup kering, dan mendapatkan banyak cahaya matahari.

Namun musim hujan juga diperlukan yaitu untuk menumbuhkan bunga, daun, dan ranting serta untuk menjaga kelembaban tanah agar buah bisa matang.

Pohon ini berkembang dengan baik pada daerah dengan curah hujan sekitar 300-500 mm per tahun dan ketinggian sekitar 1000 mdpl.

Jika ada di atas ketinggian tersebut maka pertumbuhannya akan kurang baik.

Pohon bidara tahan dengan iklim kering maupun penggenangan dan mudah beradaptasi serta sering tumbuh liar di lahan-lahan yang tidak terurus atau di tepi jalan.

Bisa juga tumbuh di berbagai jenis tanah seperti tanah hitam yang berdrainase baik, laterit, tanah liat, tanah berpasir, dan tanah aluvial yang ada di sepanjang aliran sungai.

Tumbuhan ini diperkirakan mempunyai asal-usul yang berasal dari Asia Tengah dan juga memiliki sebaran alami di banyak wilayah seperti Aljazair, Uganda, Mesir, Madagaskar, Libya, Tunisia, Kenya, Afghanistan, India Utara, Pakistan, Bangladesh, Nepal, Vietnam, Tiongkok Selatan, Semenanjung Malaya, Thailand, Australia, hingga Indonesia.