Pencemaran Udara: Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Jenis

Diposting pada

2.3 Oksida Sulfur

Sulfur Oksida merupakan suatu gas yang mudah menjadi asam, hal ini menyebabkan terjadinya gangguan pada sistem pernafasan jika tercemar.

2.4 CFC

Gas Kloro Fluoro Karbon (CFC) merupakan gas yang sering ditemukan dalam kegiatan sehari-hari misalnya AC, parfum berwujud aerosol, hair spray, dan lain-lain.

Gas CFC berbahaya karena dapat membentuk lubang ozon, sehingga sinar matahari dapat langsung menembus dan masuk ke bumi.

Hal ini bisa mengakibatkan terjadinya mutasi genetik, kanker kulit, serta matinya mikroorganisme dan ganggang.

2.5 Radikal Bebas

Radikal bebas merupakan molekul yang kehilangan satu elektron pasangannya.

Radikal bebas dapat disebabkan oleh hasil metabolisme tubuh juga faktor lain seperti asap rokok dan polutan lain.

Radikal merupakan komponen yang terbawa di udara yang bersifat karsinogen atau pembawa kanker.

Seperti yang kita ketahui, kanker merupakan salah satu dari penyakit kronis.

Paparan radikal bebas sangat sulit untuk dihindari, pasalnya paparan ini dapat langsung mengenai kulit dan menyebabkan infeksi.

Oleh karena itu, untuk menangkal radikal bebas diperlukan zat anti toksik seperti antioksidan yang dapat mencegah masuknya radikal bebas ke dalam tubuh.

2.6 Hidrokarbon

Hidrokarbon di udara bisa membentuk reaksi yang kompleks, sehingga menghasilkan pencemaran udara.

Salah satu bentuk polutan yang berbahaya adalah dalam bentuk hidrokarbon.

Hidro karbon merupakan gabungan antara molekul hidrogen dan karbon.

Kita telah ketahui bahwa hidrogen hanya mempunyai atom 1, di mana konsentrasinya sangat ringan terbawa udara dan masuk ke dalam saluran pernapasan.

Zat hidrokarbon dalam konsentrasi besar ditemukan dalam benzene (C6H6) dan toulena (C7H8) yang merupakan bahan pencampur bahan bakar.

Apabila zat ini terpapar langsung pada makhluk hidup dalam konsentrasi besar maka dapat mengakibatkan kematian.

3. Penyebab Polusi Udara

Polusi udara disebabkan oleh berbagai hal, ada yang berasal dari alam seperti gunung berapi dan ada yang berasal dari perbuatan manusia seperti kebocoran gas, TPA, kebakaran hutan, industri, pabrik, pembangkit listrik, dan alat transportasi.

3.1 Aktivitas Gunung Berapi

Aktivitas gunung berapi dapat menyebabkan polusi udara karena letusannya.

Ukuran butir abu vulkanik dari letusan gunung berapi berbeda dan bervariasi.

Hal in dapat berdampak pada gangguan pernafasan.

Gas-gas vulkanik dari gunung berapi bersifat toksik, yaitu berupa HF, NO2, CO2, H2O, dan SO2.

3.2 Kebakaran Hutan

Penyebab polusi udara yang paling banyak adalah oleh aktivitas manusia.

Kebakaran hutan walaupun bisa terjadi secara alami terutama di daerah yang sangat kering dan yang berangin kencang, namun manusia juga sangat berperan dalam kebakaran hutan yang terjadi salah satunya di Indonesia.

Sebagian besar kejadian kebakaran hutan disebabkan oleh manusia.

Kebarakan hutan bisa menyebabkan polusi karena menghasilkan asap dan kabut yang juga berbahaya untuk kesehatan.

Asap akibat kebakaran hutan mengandung karbon yang berbahaya.

Karbon itu seperti gas karbon dioksida, nitrous oksida, dan karbon monoksida.

Unsur lain yang lebih berbahaya yaitu partikulan logam berat karena jumlahnya yang banyak dan wujudnya yang sangat halus.

Kandungan yang sangat berbahaya ini dalam jangka waktu panjang bisa menyebabkan kanker paru-paru dan kematian.

3.3 Industri

Industri dan pabrik saat ini di Indonesia memiliki jumlah yang sangat banyak.

Dengan banyaknya aktivitas pabrik dan industri mengakibatkan banyak juga limbah yang dihasilkan.

Limbah yang dihasilkan bisa dalam bentuk limbah cair, limbah padat, maupun limbah gas.

Limbah gas merupakan limbah yang sangat berperan dalam mencemari udara.

Kandungan limbah ini bermacam-macam sesuai dengan jenis produksinya.

Pencemaran Udara: Pengertian, Penyebab, Dampak, dan Jenis
Rating: 5 from 22 vote[s]

Gambar Gravatar
Mahasiswa rantau dari ujung timur pulau jawa.