Orang Utan: Taksonomi, Makanan, Habitat dan Upaya Konservasi

Diposting pada

Pada umumnya habitat primata ini berada di hutan-hutan primer dataran rendah hingga hutan dataran tinggi atau pegunungan dengan ketinggian 1.000 mdpl. Habitat orangutan merupakan hutan yang didominasi oleh tanaman dari famili Dipterocarpaceae. Kondisi tersebut berkaitan dengan karakteristik primata ini yang merupakan hewan aboreal atau hewan yang segala aktivitasnya dilakukan di atas pohon.

Spesies ini lebih umum terdapat disekitar sungai-sungai kecil atau besar dan dekat rawa-rawa di dalam hutan.

Di habitat aslinya, primata ini membuat sarang untuk tidur, kawin, melahirkan anak, dan mengasuh anak sampai siap disapih. Pada umumnya, satwa ini membuat sarang di atas pohon yang memberikan pandangan lebih luas ke sebagian besar areal hutan.

Menurut Rijksen (1978) dalam Ginting (2006), terdapat beberapa tahapan yang dilakukan orangutan untuk membuat sarangnya yakni:

1. Rimming (Melingkarkan)

Dahan dilekukkan secara horizontal untuk membentuk lingkaran sarang dan ditahan dengan menggunakan lahan lain yang dilekukan.

2. Hanging (Menggantung)

Dahan dilekukkan masuk ke dalam sarang untuk membuat mangkuk sarang.

3. Pillaring (Menopang)

Dahan dilekukkan ke bawah sarang untuk menopang lingkaran sarang dan memberikan kekuatan ekstra sebagai penopang sarang.

4. Loose (Melepaskan)

Beberapa dahan diputuskan dari pohon dan diletakkan ke dalam dasar sarang sebagai alas atau di bagian atas sarang sebagai atap sarang. Patahan-patahan dahan didapatkan dari vegetasi yang ada di sekitarnya.

 

7. Sebaran Orang Utan di Dunia

Globe via pexels.com

Rijksen (1978) dalam Noprianto (2004) menyatakan bahwa orang utan menyebar di gua-gua Tiongkok, Vietnam Utara dan Sumatera. Penyebaran tersebut menjelaskan bahwa sebaran primata ini kebih luas di masa lampau dari pada masa sekarang.

Pendapat lain mengenai penyebaran orangutan dikemukakan oleh Galdikas (1984) dalam Suwandi (2000), yang menyatakan bahwa spesies ini tersebar relatif luas di bagian Tiongkok, Pulau Jawa, Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera. Penyebaran satwa ini tersebut diketahui berdasarkan pada fosil pada masa Pleistocene.

Pada saat ini orang utan sebarannya terbatas di daerah Pulau Sumatera dan hutan-hutan primer di Pulau Kalimantan. Selain di Indonesia, orangutan juga dapat ditemui di Malaysia khususnya di wilayah Sabah dan Serawak.

 

8. Fakta Unik Orang Utan

Orang utan memiliki beberapa fakta unik :

Orang utan termasuk primata cerdas

Orang utan termasuk primata cerdas yang dapat menggunakan tongkat dengan sangat baik untuk mengambil makanannya terutama buah-buah yang berada di atas pohon. Selain itu, hewan ini juga dapat menggunakan daun yang berukuran lebar untuk melindunginya dari terik sinar matahari maupun dari air hujan.

Spesies jantan dapat melakukan seruan panjang

Seruan panjang yang dilakukan orangutan dapat didengar dalam radius 1 km. Seruan panjang ini dapat dilakukan orangutan karena memiliki kantong suara di tenggorokannya.

Spesies jantan terbesar memiliki rentang lengan mencapai 2.3 meter

Primata ini memiliki lengan yang panjang dan bahkan lebih panjang dari primata-primata lainnya. Lengan yang panjang ini digunakan untuk kegiatan sehari-hari orangutan yang hidup secara arboreal.