Manajemen Hutan: Pengertian, Jurusan, Prospek Pekerjaan, dan Tantangan

Diposting pada

7.24 Teknik Inventarisasi Sumberdaya Hutan

Mata kuliah ini membahas tujuan dan ruang lingkup inventarisasi sumberdaya hutan (ISDH), macam-macam ISDH, jenis data yang dihimpun, keterkaitan dengan ilmu-ilmu lain, peranan potret udara dalam ISDH, perencanaan pelaksanaan ISDH, dasar-dasar penafsiran potret udara, pengukuran dimensi tegakan pada potret udara, penarikan contoh secara acak dan sistemik (resume), penarikan contoh dua tingkat (double sampling/two stage sampling), penarikan contoh dua pase (double sampling/list sampling), analisis data untuk contoh berukuran tidak sama (rasio estimate/regression analysis), inventarisasi sumberdaya hutan non kayu.

7.25 Dasar-Dasar Pemodelan Kehutanan dan Lanskap

Mata kuliah ini membahas hutan dan lansekap sebagai satu kesatuan pengelolaan yang berbasis ekosistem.

Lansekap merupakan mosaik dari inti hutan, tepi hutan, agroforestri, dan lahan tani yang menjadi satu kesatuan ekosistem.

Kehutanan era baru menempatkan para pemangku kepentingan (stakeholders) sebagai bagian penting dalam keseluruhan tata kelola hutan.

Mata kuliah ini memberikan pemahaman tentang dasar-dasar sistem, model, dan simulasi. Pemahaman tersebut kemudian diterapkan dalam memahami interaksi dinamis antara komponen-komponen kehutanan, yaitu sumberdaya hutan, teknik pengelolaan, aktor, kelembagaan dan tata kelola hutan.

Interaksi dikelola untuk menghasilkan pertumbuhan yang lestari dan berkeadilan (inclusive gree growth) dari hutan dan lansekap yang dapat berupa kayu, karbon, air, pangan, dan jasa lingkungan lainnya.

7.26 Analisis Investasi Kehutanan

Mata kuliah ini membahas konsep dan analisis investasi dalam sektor kehutanan, dalam bidang manajemen, industri dan konservasi sumberdaya hutan untuk pembangunan kehutanan secara keseluruhan.

Berbagai topik bahasan mencakup konsep pembangunan kehutanan terkait dengan investasi, konsep investasi jangka panjang dan jangka pendek, metode dan teknik analisis biaya dan manfaat dalam kelestarian sumberdaya hutan, teknik investasi secara syar’i, cash-flow analysis, kriteria investasi, analisis finansial, metode dan teknis analisis ekonomi. Analisis investasi pembangunan hutan, industri pengolahan hasil hutan dan investasi dalam kawasan konservasi.

7.27 Akuntansi Kehutanan

Mata kuliah ini menjelaskan akuntansi biaya di dalam perencanaan, evaluasi dan pengendalian biaya pengelolaan hutan dan industri pengelolaan hasil hutan, konsep dan standar akuntansi keuangan pengusahaan hutan di Indonesia, akuntansi manfaat atau aset intangible ekosistem hutan di dalam akuntansi keuangan pengusahaan hutan, dan integrasi manfaat intangible hutan/lingkungan di dalam perhitungan ekonomi kehutanan dan nasional atau PDB hijau.

7.28 Praktik Pengelolaan Hutan

Tujuan dari praktik pengelolaan hutan adalah mengenalkan mahasiswa tentang kondisi ekosistem hutan melalui kegiatan dari praktik manajemen hutan.

Sasaran dari praktik pengelolaan hutan adalah mahasiswa dapat meraih berbagai manfaat, yaitu keahlian profesi dalam pengelolaan hutan melalui penguatan dan pendalaman tentang konsep dan teori dengan mengamati informasi dan pengertian dari pelaksanaan teori dari unit pengelolaan hutan (Perum Perhutani, Taman Nasional, Industri Pengolahan Kayu, dan Industri Hutan Rakyat) dan mengembangkan kemampuan teknis melalui kerja lapang di lokasi praktik, serta mahasiswa mampu meriah dan membangun kepribadian, kerja sama, semangat kerja, dan terakhir adalah etika profesi.

7.29 Praktik Kerja Lapang

Tujuan dari praktik kerja lapang adalah mahasiswa dapat memperoleh kesempatan untuk melakukan kegiatan-kegiatan dari praktik kerja lapang, sehingga mahasiswa dapat meraih pengetahuan tentang keahlian profesi dalam pengelolaan hutan melalui penguatan dan pendalaman pengertian tentang konsep dan teori dengan pengamatan dari informasi dan pemahaman penerapan teori unit pengelolaan hutan dan pengembangan kemampuan teknis melalui kerja lapang di lokasi praktik, mahasiswa dapat mengembangkan keahlian dalam pembuatan keputusan dalam kegiatan pengelolaan hutan berdasarkan ilmu-ilmu pengelolaan hutan, seperti: