Kucing Domestik: Taksonomi, Sejarah, Morfologi, Sebaran, dan Jenis

Diposting pada

7. Perkembangbiakan

Kucing merupakan hewan mamalia atau menyusui sehingga berkembangbiak dengan cara vivipar atau melahirkan.

Gestasi atau masa kehamilan mereka terjadi selama kurang lebih sekitar 63 hari dan dalam sekali hamil mereka akan melahirkan jumlah anakan 4 ekor atau lebih.

Saat lahir, hewan ini masih ada dalam kondisi tuli dan buta.

Mereka baru bisa melihat dan mendengarkan saat usia 8 sampai 10 hari.

Anak kucing akan disusui oleh induknya sampai usia 6 atau 7 minggu dan setelah itu mereka sudah diharuskan mencari makan dan hidup sendiri.

Saat usia 10 sampai 15 bulan, kucing remaja sudah ada dalam masa kematangan seksual dan bisa atau siap untuk berkembangbiak.

Pada dasarnya, usia fase kawin antara jantan dan betina kurang lebih sama.

Mereka diperkirakan atau rata-rata bisa hidup hingga 15 tahun lamanya.

8. Berbagai Jenis Ras Kucing

Banyak orang yang hanya mengenal beberapa jenis hewan lucu berkaki empat ini seperti anggora, kampung, persia dan lain sebagainya.

Ternyata selain itu masih ada banyak sekali jenis ras kucing, antara lain:

8.1 Ocicat

Ocicat merupakan jenis yang mempunyai tubuh besar berotot, berbulu pendek mengkilat dengan motif bintik-bintik dan perilakunya cukup aktif.

Pada awalnya yaitu tahun 1964, ocicat merupakan hasil yang tidak diinginkan dari suatu percobaan perkawinan untuk menghasilkan jenis siam aby point.

Namun perkawinan tersebut justru menghasilkan anak berwarna putih pucat dengan bintik emas sehingga dinamakan ocicat karena mirip dengan ocelot.

Walaupun gagal menghasilkan jenis siam abi point tetapi banyak orang-orang yang justru senang melihat ocicat, sehingga perkembangbiakannya dilakukan kembali agar bisa menghasilkan lebih banyak kucing jenis ini.

Sementara itu ocicat penampilannya memang terlihat liar dan wataknya cukup ganas serta sangat menurut atau berbakti terhadap majikannya.

Mereka termasuk hewan yang sangat mudah untuk dilatih dan cukup pintar.

Sebagian besar dari mereka bisa menangkap sesuatu, merespon perintah, dan bisa beradaptasi dengan peraturan yang ada di rumah.

Mereka juga mempunyai sifat mudah bergaul sehingga kurang cocok untuk ditinggalkan sendiri dalam jangka waktu yang lama.

Ocicat ini memang termasuk dalam kategori kucing eksotis tetapi mereka mudah dipelihara dan tidak membutuhkan terlalu banyak perawatan.

8.2 Manx

Kucing jenis manx merupakan jenis ras yang tidak mempunyai ekor dan kaki belakangnya lebih panjang daripada kaki bagian depan sehingga saat berlari, mereka mirip seperti seekor kelinci.

Ada alasan mengapa manx tidak mempunyai ekor, yaitu karena terdapat gen mutan yang mendominasi.

Gen tersebut sudah ada sejak lama karena tertundanya persalinan sehingga tulang belakang yang cacat menyebar ke seluruh tubuh sehingga mereka kehilangan ekornya.

Berdasarkan besar ekor, kucing manx dibagi menjadi 4 jenis yaitu rumpy, rumpy riser, stumpy, dan longy.

Jenis rumpi tidak mempunyai ekor sama sekali, rumpy riser mempunyai ekor berupa benjolan kecil, stumpy mempunyai ekor tunggal, dan longy mempunyai ekor yang mirip dengan ekor kucing pada umumnya.

Manx ini mempunyai tubuh yang cukup berotot dan kuat serta mantel bulu ganda dengan warna yang berbeda.

Sifatnya yang mudah bergaul, menjadikan manx sangatlah cocok untuk dipelihara dan bisa menjadi hiburan tersendiri bagi majikannya.

Cukup diperlakukan saja dengan baik, mereka akan membalasnya dengan kasih sayang yang berlipat ganda.

Jika memerlihara manx, berikanlah mereka makanan yang bergizi agar kesehatannya tetap terjaga dan bulunya tetap menawan.