Kucing Domestik: Taksonomi, Sejarah, Morfologi, Sebaran, dan Jenis

Diposting pada

6.5 Bersin

Tidak hanya manusia, ternyata kucing juga bisa bersin.

Terdapat beberapa faktor yang menyebabkan hewan ini bersin.

Faktor yang pertama adalah karena lingkungan sekitarnya tidak terlalu bersih atau berdebu.

Debu-debu tersebut akan menggelitiki bagian rongga hidung mereka sehingga bersin.

Jika bersin hanya 1 sampai 2 kali saja itu adalah hal yang wajar, tetapi tetap perhatikan ruangan di rumah agar terbebas dari debu dengan sering membersihkannya.

Faktor kedua adalah bisa saja mereka sedang mengalami alergi.

Alergi tersebut bisa disebabkan oleh penggunaan disinfektan yang berguna untuk membersihkan suatu tempat dari bakteri dan kuman.

Tanda kucing mengalami alergi adalah menggaruk-garuk mata dan hidung.

Untuk mengatasi hal tersebut maka gunakanlah cairan pembersih yang aman dan larutkan sedikit saja pada air saat digunakan membersihkan lantai.

Faktor ketiga adalah bisa saja mereka sedang mengalami permasalahan kesehatan yang cukup serius.

Bersin, mata berair, nafsu makan menurun, kesulitan bernafas, dan diare menandakan terdapat masalah kesehatan yang cukup serius pada kucing.

Jika hewan peliharaan Anda mengalami gejala-gejala tersebut maka segera hubungi dokter hewan agar cepat mendapatkan penanganan terbaik.

Jika mempunyai lebih dari satu hewan peliharaan maka pisahkanlah untuk sementara waktu antara yang sakit dengan yang sehat agar tidak tertular.

6.6 Memijat

Kucing juga mempunyai perilaku atau kebiasaan memijat dengan cara menekankan telapak tangannya secara bergantian dan ada juga yang mengeluarkan cakarnya.

Apabila mereka memijat majikan atau pemiliknya maka hal tersebut menandakan bahwa mereka merasakan rasa nyaman dan aman.

Secara tidak langsung, mereka pun juga telah menjadikan orang yang dipijat tersebut sebagai pemilik atau majikannya.

Saat anak kucing sedang menyusu mereka juga pasti akan memijat perut induknya.

Hal tersebut dilakukan untuk melancarkan aliran air susu yang sedang mereka minum.

6.7 Omnivora

Kucing merupakan salah satu hewan karnivora atau pemakan daging yang tidak sama dengan golongan besar seperti macan, cheetah, dan lain sebagainya.

Hewan ini adalah jenis hewan karnivora yang tidak buas sama sekali.

Walaupun ditetapkan sebagai karnivora karena memang sebagian kebutuhan gizinya tercukupi dari makanan hewani, ternyata ada juga beberapa orang yang menganggap bahwa hewan ini adalah hewan omnivora atau pemakan segala.

Hal ini dibuktikan dengan terdapat beberapa pemelihara yang menambahkan nasi ke ikan atau makanan hewani lain agar cepat kenyang dan menghemat pengeluaran sang pemelihara.

Namun, hal ini tidaklah bagus untuk kesehatan mereka karena nasi, sayur, dan makanan non daging lainnya tidak bisa dicerna secara sempurna sehingga gizinya tidak cukup terserap dan keluar kembali bersama feses.

Sama seperti manusia, mereka juga mengenal obat.

Mereka akan mengobati dirinya misalnya dengan mengonsumsi makanan non daging seperti rumput agar bisa muntah.

Hal tersebut dilakukan karena mereka seringkali menjilati bulunya dan tidak jarang pula bulu akan ikut tertelan sehingga untuk mengeluarkannya mereka cukup memicu muntah yaitu dengan mengonsumsi rumput.