Kompos: Pengertian, Jenis, Manfaat, Bahan, Kualitas, dan Pembuatan

Diposting pada

3.1 Manfaat Ekonomi

Dari aspek ekonomi, pupuk ini memanfaatkan bahan-bahan organik yang berasal dari limbah-limbah pertanian yang mudah didapatkan di sekitar kita, sehingga pupuk ini tidak memerlukan biaya yang besar dalam pembuatannya.

3.2 Manfaat Lingkungan

Manfaat pupuk ini dari aspek lingkungan yaitu mengurangi pencemaran lingkungan. Pencemaran lingkungan berhubungan erat dengan sampah yang merupakan sumber pencemaran lingkungan.

Dengan banyaknya sampah yang berserakan baik di sungai maupun sampah yang tercecer dan masuk ke selokan akan mengakibatkan penyumbatan di selokan dan dapat menimbulkan banjir.

Banyaknya jumlah sampah akan mengakibatkan permasalahan baru yaitu tempat pembuangan akhir sampah yang harus diperbanyak pula.

Tempat yang dijadikan pembuangan akhir sampah ini akan menjadi kumuh dan kotor jika pengolahan sampah tidak diatasi dengan benar.

Tempat tersebut juga akan menimbulkan banyak penyakit karena sebagai sarang bertumbuh-kembangnya organisme yang membahayakan bagi kesehatan manusia dan semakin menurunkan daya dukung lingkungan sebagai tempat pembuangan sampah.

Permasalahan sampah timbul karena tidak seimbangnya produksi sampah dengan pengolahannya. Salah satu alternatif pengolahan sampah adalah dengan memilih sampah organik dan memprosesnya menjadi pupuk.

Selain dapat mengurangi pencemaran lingkungan dengan pengurangan sampah organik yang dapat dijadikan kompos, manfaat lainnya yaitu sebagai salah satu pupuk yang ramah lingkungan baik dari bahan pembuatannya, proses pembuatannya dan pengaplikasiannya dalam menyuburkan tanah.

3.3 Manfaat bagi Tumbuhan

Manfaat bagi tanah dan tumbuhan yaitu meningkatkan kesuburan tanah serta menyediakan unsur-unsur hara mineral memadai dan seimbang yang bisa diserap oleh tanaman.

Produtivitas dari tanaman akan berkurang jika tanaman kekurangan unsur hara dan mineral, terutama jika tanaman tersebut tumbuh pada tanah yang bersifat terlalu asam maupun terlalu basa.

3.4 Manfaat bagi Tanah

Manfaat lainnya yaitu memperbaiki struktur, drainase dan tata udara dalam tanah, memperbesar daya ikat air terhadap tanah, daya ikat tanah terhadap unsur hara, membantu dalam proses pelapukan mineral, menjadi sumber bahan makanan bagi mikroorganisme, dan menurunkan aktivitas mikroba yang merugikan.

4. Bahan-Bahan yang Dapat Dikomposkan

Bahan organik berpengaruh terhadap sifat fisik, biologi, dan kimia tanah.

Peran bahan organik terhadap sifat fisik tanah yaitu memperbaiki aerasi tanah, merangsang granulasi tanah, dan meningkatkan daya ikat air.

Peran bahan organik terhadap sifat biologi tanah yaitu aktivitas mikroorganisme yang berperan dalam fiksasi nitrogen dan transfer hara tertentu akan meningkat.

Peran bahan organik terhadap sifat kimia tanah yaitu kapasitas tukar kation meningkat sehingga dapat mempengaruhi serapan unsur hara tanaman.

Bahan organik yang umum dimanfaatkan untuk pembuatan pupuk ini berasal dari limbah-limbah pertanian meliputi:

  • limbah dan residu tanaman,
  • limbah dan residu ternak,
  • pupuk hijau,
  • penambat nitrogen seperti jerami,
  • sekam padi,
  • gulma,
  • semua bagian vegetatif tumbuhan,
  • kotoran padat hewan,
  • limbah ternak cair,
  • sisa pakan ternak,
  • mikroorganisme, serta
  • mikoriza dan rhizobium.

Bahan organik lainnya yang dapat dikomposkan adalah buah-buahan, sayuran, limbah kebun termasuk rumput, dan dedaunan serta limbah dapur.

Selain itu, bahan lainnya yaitu bahan selulosa yang merupakan bahan yang mempunyai struktur seluler yang sebagian besar terdiri dari lignin dan selulosa yang mempunyai kadar air yang relatif rendah.

Contoh bahan selulosa adalah kertas, sisipan kayu, daun kering, jerami padi, dan kulit pohon.

Limbah protein yang termasuk ke dalam limbah dan residu ternak sangat bagus sebagai bahan pembuatan kompos karena banyak mengandung protein yang mempunyai kandungan nutrisi yang baik bagi pertumbuhan tanaman.