99+ Manfaat Hutan Lengkap

Diposting pada
  • asup leuweung (masuk ke hutan),
  • ngibakeun (memandikan padi),
  • ngubaran (memberi obat padi),
  • mapag pare beukah (menjemput pada tumbuh),
  • beberes (beres-beres), serta
  • ngadiukeun dan nganyaran (pertama kali dimakan).

Di akhir masa tani, masyarakat setempat mengadakan upacara seren tahun yang merupakan perayaan masa panen yang juga menandakan tahun tani baru.

Beberapa kebudayaan suku tertentu memerlukan hutan.

Suku Baduy merupakan suku yang terkenal di Indonesia dengan kearifan lokalnya dalam mengelola hutan dan memegang teguh nilai-nilai kebudayaan di zaman sekarang ini.

Masyarakat Baduy bermukim di kaki Pegunungan Kendeng yang berada di Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak-Rangkasbitung, Banten.

Permukiman Suku Baduy berjarak kira-kira 40 km dari Rangkasbitung.

Dalam pengeloaan sumber daya hutan, Suku Baduy memiliki aturan dalam pembagian wilayah menjadi tiga zonasi, yaitu

  • zona reuma (pemukiman),
  • zona heuma (tanah garapan dan tegalan), dan
  • zona leuweung kolot (hutan tua).

Leuweung kolot merupakan hutan primer yang secara turun-temurun dijadikan hutan tetap.

Hutan tersebut dilindungi oleh adat dan dikeramatkan, seperti hutan lindung (leuweung titipan/ kolot), dan hutan lindungan kampung (hutan lindungan lembur) yang terletak di tempat yang dikeramatkan oleh Masyarakat Baduy yang berupa hutan pegunungan dan mata air.

7. Manfaat Hutan sebagai Cadangan Lahan

Laju pertumbuhan penduduk dunia yang pesat menyebabkan kebutuhan akan lahan meningkat pula.

Tidak dapat dipungkiri bahwa lahan hutan menjadi pilihan untuk menjadi cadangan lahan pertanian maupun cadangan lahan permukiman.

Tidak serta merta, hutan dapat dikonversi menjadi lahan pertanian maupun permukiman.

Hutan yang dapat dialihfungsikan menjadi lahan tersebut adalah hutan produksi yang dapat dikonversi.

Hutan tersebut memiliki skoring faktor kelerengan, curah hujan, dan jenis tanah dengan nilai 124 atau kurang.

8. Manfaat Edukasi

Kendaraan Giat Belajar (KGB) Karhutla
Kendaraan Giat Belajar (KGB) Karhutla – sumber ppid.menlhk.go.id

Berbagai metode memiliki relevansi yang beragam bergantung pada pengguna informasi.

Hutan ibarat cerminan akan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Apa yang sudah dan akan kita lakukan untuk hutan dan lingkungan hidup?

Hutan sebagai saksi hidup yang menunggu kita untuk mengulik satu persatu.

Salah satu caranya sebagai tempat melakukan penelitian maupun pengenalan sejak dini terhadap alam dan pendidikan karakter yang berwawasan lingkungan.

Hal lain dari manfaat ini adalah sebagai sebuah sarana belajar pengelolaan hutan baik dalam skala kecil, menengah, maupun skala besar bagi kaum akademis maupun non akademis.

9. Manfaat Hutan Lainnya

Hutan memiliki manfaat sumber daya lainnya yang tersimpan selama ribuan tahun.

Salah satu manfaat hutan yaitu penyimpan bahan mineral.

Potensi inilah yang menimbulkan keinginan para pengusaha untuk memanfaatkannya sebagai tambang bahan mineral sampai tambang batu bara.

Area kawasan hutan dapat dialihfungsikan menjadi areal penggunaan lain seperti pertambangan dengan sistem pinjam pakai kawasan hutan.

Sistem pinjam pakai kawasan hutan dapat diterapkan jika perusahaan tambang tersebut sudah memenuhi persyaratan-persyaratan terutama dalam hal kemampuan melakukan reklamasi dan mengembalikan objek pinjam pakai kawasan hutan seperti semula.

Banyak sekali manfaat yang hutan berikan untuk kehidupan mahluk hidup di Bumi. Oleh karena itu hutan perlu dikelola dan dimanfaatkan dengan bijak agar tidak terjadi kerusakan yang merugikan mahluk hidup.

Dengan terjaganya kelestarian hutan, kehidupan mahluk hidup di bumi akan selalu terpenuhi.

Mari menjaga hutan agar generasi mendatang masih menerima kebermanfaatan hutan secara optimal.

 

Referensi:

Affandi O, Patana P. 2002. Penelitian Perhitungan Nilai Ekonomi Pemanfaatan Hasil Hutan Non Marketable oleh Masyarakat Desa Sekitar Hutan. Medan(ID): Universitas Sumatera Utara.

Putranto TT, Kusuma KI. 2009. Permasalahan air tanah pada daerah urban. Jurnal Teknik. 30(1) : 48-56.